SENATOR ARYA WEDAKARNA BANTAH TERLIBAT PENOLAKAN SAFARI DAKWAH USTAD SOMAD


 

Denpasar, 13 Desember 2017, suryadewata.com.
Penolakan safari dakwah Ustad Somad di Bali menimbulkan polemik masyarakat Bali.
Anggota DPD RI BALI yg juga tokoh masyarakat hindu I Gusti Arye Wedakarna bertemu dengan Cokorde Pemecetun XI bersama dari tokoh Puri Gerenceng membantah ikut terlibat dalam safari dakwah Ustad Somad.
Sebagai bagian dari keluarga Puri Pemecutan ikut meredam masalah Ustad Somad yang berkembang menjadi masalah agama. Arya Wedakarna berterima kasih kepada Cokorde Pemecutan karna ikut membantu meredam masalah ini hanya saja ada yang bermaksud membenturkan kami tetapi sekarang sudah clear.

Cokorde Pemecutan menegaskan Arya Wedakarna tidak terlibat penolakan dakwah Ustad Somad bahkan mau menjadi saksipun siap. Hubungan kekeluargaan kami sangat baik juga bersama puri Gerenceng.

Peretemuan ini merupakan berita baik untuk Bali dan Indonesia tentunya, komponen masayarakat Bali bersatu mendukung Panca Sila, NKRI, UUD 45 dan kebinekaan. Kedatangan Ustad Somad Ke Bali ada sekelompok masyarakat Bali yang menolak dan Arya Wedakarna mengklarifikasi apa yang dituduhkan sekelompok orang tidak satupun ada stetmen menolak atau mempermasahkan .

Sebagai pejabat negara dan wakil rakyat harus meredam ketika ada aspirasi yang bergejolak dimasyarakat dan ditindaklanjuti karna bukan hanya dari warga Hindhu tapi ada juga warga muslim. Saya kaget karna tidak mengenal sosok Ustad Somad sekarang di viral dibenturkan sedang masyarakat Hindhu dengan Muslim hubunganya sangat baik. Kalau memang Ustad Somad ada yang kurang patut baiknya diproses secara hukum.

Terkait ada laporan 7 tokoh dari masyrakar Hindhu dan Muslim ke Mabes Polri Arya Wekarna secara kesatria siap mengikuti proses hukum tapi dari bukti tidak ada keterlibatan baik itu persikusi di hotel Aston. Kalaupun ada aspirasi dari beberapa kelompok orang itu ada kejelasan kenapa mereka menolak dan bisa diselesaikan.

Sebelum Ustad Somad ke Bali sudah ada dialog di Polda Bali dan ada tokoh dari ormas datang ke kelompok masyarakat Muslim di Tabanan tetapi hasilnya tidak dilaksanakan.

Aspirasi masyarakat Bali harus di dengar dan kami sangat dekat dengan Ustad maupun Kiyai yg ada di Bali bahkan raja Arab datang ke Bali tidak ada masalah siapapun datang ke Bali kita terima asal ridak melawan Panca Sila.

Penolakan masyarakat Bali tidak terbukti karna dakwah berjalan dengan baik dan lancar bahkan di kawal masyarakat Bali tapi setelah Ustad Somad kembali kenapa masih dipermasalakan tegasnya.

Cokorde Pemecutan kagum dengan Nabi Muhamad karna lahir sama meninggal harinya sama. Hubungan kami dengan masyarakat Muslim sangat baik bahkan ada masjid dan kelenteng dari leluhur kami jangan sampae masalah Ustad Somad melebar luas ke mana-mana. Masyarakat Bali dari berbagae agama harus bersatu tegasnya..// yut

Previous KODIM 1616 / GIANYAR TANAM PADI DISUBAK SULANGI DESA SIANGAN GIANYAR
Next Forum Peduli Mangrove Bali Kecewa Dengan Tuntutan Jaksa Penuntut Umum 

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *