Peringatan Hari Infanteri ke-69 di Tabanan


 

 

Bertempat di Lapangan Alit Saputra Jalan Pahlawan, Banjar Dangin Carik, Desa Dajan Peken, KabupatenTabanan, Minggu (16/12), dilaksanakan upacara penyerahan simbul dan pelepasan Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya. Upacara tersebut dilaksanakan pertama dalam rangka memperingati hari Infanteri ke-69 tahun 2017. Adapun tema yang diusung yaitu “Prajurit Infanteri melaksaksankan gerak jalan Tonting Yudha Wastu Pramuka Jaya guna meningkatkan jiwa korsa, semangat juang dan soliditas prajurit, bersama komponen bangsa dalam rangka menjaga kedaulatan serta keutuhan wilayah NKRI”
Bertindak sebagai Irup Kasdam IX/ Udayana Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono, mewakili Pangdam Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak. Selaku Komandan Upacara Danton I Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya pertama Kapten Inf Brama Fathayasa (Danki C Yonif Raider 900/SBW) dan Mayor Inf Bambang Hermanto (Kasi Pers Rindam IX/Udy) selaku perwira upacara. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 prajurit TNI.
Kasdam saat membacakan sambutan Pangdam menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih kepada para undangan, maupun segenap peserta upacara karena karunianyalah pada hari ini dapat melaksanakan upacara penyerahan simbul Infanteri, sekaligus pemberangkatan peleton pertama Yudha Wastu Pramuka Jaya dalam rangka memperingati hari Infanteri ke-72 tahun 2017.
“Kegiatan ini merupakan tradisi Korps Infanteri yang selalu dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya untuk memelihara dan meningkatkan nilai-nilai kejuangan, patriotisme dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain itu meningkatkan semangat kebanggaan Korps, jiwa korsa dan soloditas satuan berjalan kaki dan kemapuan fisik perorangan maupun peleton dalm rangka meningkatkan kualitas tempur Infanteri sehingga tercipta dan terpeliharanya jiwa korsa yang tinggi,” ujarnya.
Dalam sambutannya juga disampaikkan hendaknya kegiatan ini harus dihayati dan diresapi oleh seluruh prajurit yang tergabung dalam Yudha Wastu Pramuka Jaya. Selain itu harus diresapi kembali salah satu pesan dari Panglima Besar Jenderal Soedirman yakni kemerdekaan suatu negara yang didirikan di atas timbunan dan reruntuhan ribuan jiwa, harta benda dari rakyat bangsanya tidak akan dapat dilenyapkan oleh siapapun juga.
Diakhir amanatnya, Pangdam menekankan kepada peserta Peleton Yudha Wastu Pramuka Jaya yang intinya supaya menjaga dan memelihara serta sisiplin selama dalam perjalanan. Dengan demikian selama dalam pelaksanaan kegiatan dapat dilaksanakan dengan kesungguhan hati dan semangat yang tinggi, perhatikan faktor keamanan serta hindari sikap arogan selama dalam perjalanan.
Peserta akan menempuh jarak sepanjang 241 kilometer yang dibagi menjadi 10 etape.

Previous Tonting Yudha Wastu Pramuka JayaTingkatkan Semangat Korp Infanteri Dan Nilai Kejuangan
Next STIKOM WISUDA 332 LULUSANYA YANG KE XXI

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *