Kantin Kejujuran Dan Kotak Amal Melatih Kejujuran Dan Keiklasan


 

Denpasar, suryadewata.com
Ada  yang istimewa dan lain, bila kita berkunjung ke Kantor Satker PS-PLP yang di pimpin oleh Ir. Ida Bagus Lanang Suardana. Kalau kita amati di sebelah kiri pintu kamar kerja Kasatker, ada sebuah kotak amal yang ditempelkan di dinding.

Penasaran dengan kotak amal itu,  mencoba mencari tahu kepada Kasatker. Menurut Kasatker PS-PLP, Ir. Ida Bagus Lanang Suardana, ide membuat kotak amal ini berawal dari keinginan hati untuk berbagi dengan masyarakat yang berpenghasilan rendah. Sesungguhnya siapa pun bisa memasukan sebagian kecil dari penghasilannya dengan ikhlas ke dalam kotak amal.
Selain itu, kotak amal ini pula secara tidak sadar bisa melatih diri kita untuk peduli dengan sesama…ucapnya

Menjawab pertanyaan, I.B. Lanang Suardana mengtakan, pengisihan kotak amal ini, tidak diwajibkan bagi staf atau siapa pun, tetapi pengisian sedikit dari penghasilan kita didasari ke ikhlasan setiap personel. Dengan pemberian secara ikhlas itu akan lebih bermanfaat bagi masyarakat yang kurang mampu yang akan menerimanya.
Disebutkan, “kotak Amal ini nantinya akan dibuka pada saat kita merayakan HUT Provinsi Bali, juga Hari Bakti PU-PR.

Selain Kotak Amal ada juga kantin kejujuran yang letaknya bersebelahan dengan Kotak Amal. Ide membuat Kantin Kejujuran ini, bermula dari Kasatker Ida Bagus Lanang Suardana membawa laporan menghadap KPK di Jakarta. Di ruang tunggu Kantor KPK itu ada Kantin Kejujuran. Tujuan membuat Kantin Kejujuran ini tiada lain melatih kita untuk berbuat jujur sekecil apa pun, seperti harga makanan yang di pajang di kantin kejujuran itu mulai dari harga Rp 1000 sampai Rp.5000. Tanpa penjual kita bisa membeli makanan kecil dengan harga yang sudah terpasang, dengan cara memasukan uang ke dalam kotak yang sudah di sediakan di situ.

Tujuanya tiada lain untuk melatih diri kita untuk membiasakan jujur sekecil apa pun. Kalau dari hal yang kecil kita berbuat jujur, maka hal yang besar pun kita dapat berbuat jujur,:demikian kata I.B.Lanang Suardana. //dvd/yut.

Previous Humanis dan Komunikatif, Aiptu Wayan Ruja Armaya Disenagi Wisatawan
Next Luh Gede Sri Mediastuti : Sampah Pantae Kuta Harus Segera Ditangani

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *