DINAS PERTANIAN PROVINSI BALI BARENG TNI PACU PRODUKSI PANGAN


 

Karangasem, suryadewata.com. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali Wisnuardhana melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam Program Upaya Khusus (UPSUS) percepatan peningkatan produksi pangan.

“Upaya itu sejalan dengan peran TNI dalam menjaga pertahanan nasional dan dasarnya jelas Payung Hukum Inpres nomor 5 tahun 2011,”  kata Wisnuardhana di Karangasem, Jumat (12/1).

Hal itu disampaikan usai melaksankan panen padi bersama TNI Kodim 1623/Karangasem yang berlokasi di Karangasem, Jumat (12/1).

Ia mengatakan, sinergi bersama TNI sendiri sudah dilaksanakan  sejak sejak tahun 2012 dengan membuat kesepakatan kerjasama (MoU) antara Kementerian Pertanian (Kementan) dan TNI yang dituangkan dalam Nota Kepahaman Nm 3/MoU/PP.310/M/4/2012.

Dasar hukum pelibatan peran TNI sudah jelas diatur dalam UU 3/2002 tentang Pertahanan Negara, UU 34/2004 tentang TNI dan Inpres No 5 tahun 2011 tentang Pengamanan Produksi Beras Nasional.

Inpres ini merupakan keputusan politik yang mendasari kerjasama Kementan dengan TNI.

Selanjutnya, Inpres tersebut ditindak lanjuti oleh Kementan dan TNI dengan naskah kerja sama yang dievaluasi dan perpanjang setiap tahun.

Selain itu, TNI mampu mendorong petani bersemangat untuk berusaha, lantaran kesejahteraannya terjamin.

Kerjasama pun dilanjutkan hingga ke masing-masing daerah baik Gubernur dengan Pangdam dan Danrem, Bupati dengan Kodim.

Kegiatan itu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari membangun ketahanan pangan dan nasional sehingga tidak ada yang salah dalam mendukung kedaulatan pangan.

“Ketahanan pangan merupakan bagian dari ketahanan negara. Sehingga, seluruh elemen bangsa, termasuk TNI, wajib berperan demi menjaga kedaulatan tanah air,” ujarnya.

Sehingga generasi muda nantinya tetap melanjutkan profesi petani yang lebih moderen dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang.

Kemudian, meningkatkan produktivitas komoditas pangan melalui cetak sawah, mempermudah distribusi bantuan produksi, serta membantu menekan harga dan mempermudah stok dengan membangun lahan pertanian.

Upaya itu untuk mendukung mewujudkan visi “Lumbung Pangan Dunia 2045” dengan tercukupinya komuditas, bawang merah, padi, cabai, dan jagung.

“Bahkan, hasil panen melampaui kebutuhan pangan nasional. Sehingga diekspor ke sejumlah negara tetangga,” harapnya.

Sementara itu, Dandim 1623/Karangasem Letkol Inf Benny Rahadian, menambahkan kegiatan tersebut merupakan perintah dari Komando Atas agar memotivasi para petani untuk meningkatkan swapang terus dilakukan.

Kodim 1623/Karangasem menjumpai petani dan ikut bersama sama melaksanakan penen padi di Subak Tegakin Desa Bugbug Kec. Karangasem.

Pada kesempatan itu, nampak tidak ada rasa canggung Dandim Benny menyapa petani dan ikut bersama merasakan panen Padi.

Tidak kalah cekatan Letkol Inf. Benny Rahadian Memotong Padi yg akan dipanen.

“Saya pun ikut semua proses pemanenan padi dilakukan. Ini semata mata untk memotivasi petani,” ujarnya.

Tindakan itu juga diikuti oleh Pasiter Kodim Kpt Cpl I Gusti Made Darsana, Daramil Kapten Caj.I Nyoman Mangku dan Kapten Inf. I Wyn Suyadnya dan anggota, Kabid Produksi Distan, LO BPTP Prov Bali Ka UPTD Pertanian Karangasem, PPL dan petani.

Pada hari bersamaan dilakukan pula panen padi yang melibatkan Babinsa Koramil 1623-07/Bebandem, BKO Yozipur 18/YKR, Kepala UPT Pertanian Bebandem dan petani di Kecamatan Bebandem.

Bahkan pada disela sela kegiatan tersebut Dandim sangat senang dan menikmati hidangan yang disuguhkan Petani.

Seakan akan tidak ada jarak antara Komandan dengan petani
Para petanipun merasa sangat dihargai atas kedatangan Dandim.

“Terimakasih atas Kunjungannya Ya Pak,” kata  warga Ketut Merta yang menggarap sawah milik Desa Adat Bugbug.

Dengan demikian kehadiran TNI menjadi idaman warga dalam membantu petani sehingga tetap bersemangat berkerja.

Previous KOMUNITAS PEDULI UMAT (KPU) ADAKAN AKSI DONOR DARAH DI BADUNG
Next Pelantikan Pengurus DPW IDI Bali Dihadiri Wagub Sidikerta

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *