PAGELARAN BALI SMILE 2018 DI LAPANGAN BAJRA SANDI RENON DENPASAR


 

Nara sumber foto bersama Denny Sugiharto no 2 dari kanan.

Denpasar, suryadewata.com
Bertempat di lapangan Bajra Sandi Renon, Denpasar tanggal 21 Januari 2018 diadakan pagelaran ” BALI SMILE “.  Awal dari ide/gagasan ini pagelaran ini karena keterpurukan pariwisata Baki akibat bencana Gunung Agung yang memunculkan spontanitas dari komunitas seni yang bekerja dipariwisata mereka tidak terima kenapa  berloma – lomba memberitakan bencana Gunung Agung yang seharusnya memberitakan solusinya dengan memviralkan kesenian Bali kesuluruh dunia ucap Denny Sugiharto sebagae pencetus ide Bali Smile.

Dalam pagelaran ini kesenian yang dipentaskan berupa 3000 penari panyembrame, drumband, Adi Merdangga, band, lomba bartender & cheef juga pementasan kecak kolosal dan tari barong. Ikut juga wisatawan manca negara yang ingin berpartisipasi datang ke Bali.

Bencana Gunung Agung adalah masalah alm biarkan berjalan secara alami dan masyarakat Bali tetap beraktipitas seperri biasanya tanpa terpengaruh Gunung Agung.

Dengan acara ini diharap dunia mengetahui yang sebenarnya bahwa Bali itu aman dan layak dikunjungi sedang proses alam bencana Gung Agung  sudah ada pemetaan dengan rasius 12 km kawasan rawan bencana diluar itu masih banyak objek pariwisata yang bisa dikunjungi wiasatawan selain Karangasem.

Masyarakat Karangasen diharapkan tetap tetap tabah dan beraktipitas sesuai pekerjaan masing – masing.

Bali Smile bukan hanya dari kalangan seniman musik tetapi merangkul semua elemen masyarakat seperti seni tari, fotograper, motor besar maupun pedagang dan ini bukan ajakan tetapi rasa terpanggil mengikuti acara ini. Seperti dari grup band begitu ada pemberitaan di medsos mereka berdatangan  ikut berpartisipasi tanpa bayaran karena dari awal sudah ditegaskan acara ini tanpa ada dana dari siapapun. Semua biaya baik itu panggung dan lainya secara sukarela ucapnya.

Pemerintah Provinsi Bali sangat.mendukung acara ini terutama dari Kodya  memnantu memediator dengan pengusaha – pengusaha untuk ikut membeei sumbangsihnya dalam acara Bali Smile ini.

Adapun nama BALI SMILE ini digunakan karena bagaimanapun keadaan di Bali sudah banyak cobaan seperti bom Bali, bencana Gunung Agung masyarakat Bali harus tetap tersenyum mengahadipnya karna semua cobaan ini akan terlewati. Nama BALI SMILE sendiri berasal dari nama sebuah lagu dimana mengajak.masyarakat tetap tersenyum dan bersatu. BALI SMILE bukan milik perorangan tetapi milik seluruh masyarakat Bali…… tegasnya. (yut)

Previous Advokat Diminta Punya Integritas Moral - 34 Calon Advokat Ikut PKPA
Next Paiketan Krama Bali Gelar Dharmatula Yowana Bali 2018

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *