Proyek Pelebaran Jalan Imam Bonjol Lalin Simpang Nakula Dialihkan


 

Untuk mengurai kemacetan di kota Denpasar, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah VIII melalui Satker PJN Metropolitan Denpasar, melaksanakan pelebaran jalan nasional dari jalan Imam bonjol Denpasar, dr Simpang Gunung Soputan sampai Simpang Sunset Road, Badung Bali.

Demikian disampaikan Kepala Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Metropolitan Denpasar, Ir. A.A Gde Sanjaya, MT di dampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 08) Ida Bagus Made Artamana, ST.MT dalam sosialisasi dan jumpa pers di Aula PU PJN Denpasar Rabu (24/1).

Dalam pengerjaan proyek ini akan dilakukan perubahan arus lalu lintas. Sesuai hasil rapat koordinasi dengan Ditlantas polda bali, polresta denpasar dan perhubungan Kota Denpasar dan Dinas Perhubungan Kab. Badung. Perubahan arus diperlukan untuk space alat penggali dan pemasang box culvert 5×3 m.

Ida Bagus Made Artamana menjelaskan, skenario arus lalin di Simpang Nakula hingga Sunset Road akan berubah satu arah dari arah denpasar jl. Imam Bonjol menuju kuta, sedangkan arah sebaliknya akan dialihkan melalui jalan sunset road barat-Nakula Utara kembali ke Imam Bonjol.

Proyek ini untuk mengatasi kemacetan sekaligus untuk mendukung pelaksanaan IMF-WB akhir tahun ini.
Selain untuk pelebaran jalan menjadi 4 lajur 2 arah, proyek tersebut juga untuk peningkatan drainase yang sudah ada. Dimana saluran pasangan batu kali eksisting akan ditingkatkan menggunakan U ditch pracetak di sisi timur jalan ucap Artaamana

Di sepanjang proyek yang digarap juga ada 220 batang pohon yang akan ditebang. Namun, kata Artamana, sudah ada MoU Peremajaan pohon yang melewati jalur pekerjaan proyek.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Denpasar, I Ketut Wisada menjelaskan, MoU penggantian pohon dari 200 pohon perindang 2.000 batang pohon dengan nilai Rp 1,6 milyar.

Pohon yang akan ditanam memiliki diameter batang 30 cm, Pohon itu jenis Ketapang Kencana dan Bungur yang bermanfaat untuk mengurangi polusi dan bau asap kendaraan” jelas Ketut Wisada.

Kasatker PJN Metro Denpasar mengatakan pelebaran jalan Denpasar-Tuban (Tukad Teba) mulai kontrak pada 27 November 2017 dengan progres 400 hari kalender. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Wijaya Karya dengan nilai Rp 181,3 milyar.

Selama pengerjaan proyek ini akan ada layanan masyarakat yang terganggu seperti PDAM, PLN, TELKOM dan lainya untuk itu kami minta maaf atas ketidaknyamananya. ….tegasnya

 

Previous Flobamora Bali : 5,252 Warga Terdata
Next Kahuna Bali Warung Dengan Konsep Menyatu Dengan Alam

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *