Papermoon Puppet Tampilkan Gelaran Seni Pertunjukan Interaktif libatkan Penonton


 

Denpasar, suryadewata.com

Cush Cush Galery (CCG) yang mewadahi anak-anak muda yang kreatif dan energik kali ini diawal tahun 2018 akan menampilkan performance gabungan para seniman dari tiga kota yakni Denpasar, Yogyakarta dan Tokyo. Dari Denpasar Linus dan Mones (Sang Kala), dari Yogyakarta Papermoon Puppet (the White World of Siwa & Malini) sedangkan dari Tokyo akan tampil Kahamura Koheysai (the Search of New Island Nishioka the Monkey). Performance mereka dapat disaksikan melakui acara bertajuk “Play Play Charity Performance”.

Penampilan mereka akan kita saksikan mulai besok, Jumat s.d Minggu (2-5/2/2018) dan dilanjutkan pada 23 s.d 25 Februari 2018.
Ibu Surya selaku pendiri dan sekaligus pemilik CCG mengatakan,” didirikannya CCG untuk mewadahi anak-anak muda berbakat, kreatif dan energik dalam bidang seni khususnya “seni kontemporer”, sehingga pesan-pesan yang sifatnya mengedukasi masyarakat dalam berkesenian akan dapat disampaikan ke publik,”ujarnya.

Hal senada disampaikan Maria dari Yokyakarta yang tergabung dalam kelompok seniman Papermoon Puppet.
“Pagelaran seni yang kami tampilkan konsepnya berbeda dengan yang ditampilkan seniman lainnya yang tidak melibatkan penonton . Namun kami menyuguhkan hal yang sebaliknya yakni pelibatan penonton secara aktif. Dengan pelibatan penonton secara aktif tentunya akan menjadikan suasana yang berbeda dalam berkesenian,”ucapnya.

Untuk diketahui, pagelaran yang akan dilakukan dimulai besok berupa penampilan Linus dan Mones (Bali) dengan “Sang Kala” pada pukul 18-19.00 wita dan Papermoon Puppet dengan menampilkan “the White World of Siwa & Malini pada pukul 20.30-21.30 Wita. //don/yut

Previous Kasad Kunjungi KI A Yonif Raider 900/SBW dan Kikavserdam IX/Udayana
Next Pangdam IX/Udayana Kunjungi Gubernur Bali

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *