Deklarasi KBS-Ace, di Hadiri 50 Ribu Massa Pendukung


 

Badung, suryadewata.com KONSTELASI Politik menjelang Pilgub Bali, Juni 2018 mendatang semakin menarik, di mana Ida Cokorda Pemecutan sebagai Tokoh Golkar secara mengejutkan hadir pada Deklarasi Paslon Koster-Ace di Lapangan Umum Mengwi, Badung yang berlansung Minggu sore (28/1).

Di lain pihak, Tokoh PDIP Cok Ratmadi membelot mendukung Paslon yang di usung Golkar, dan Koalisinya yakni Mantra-Kerta. Sekitar 50.000 massa pendukung hadir pada Deklarasi Koster-Ace atau  Tagline KBS-Ace ini. Hadirnya Anak Agung Ngurah Manik Parasara alias Cokorda Pemecutan yang merupakan Raja Puri Pemecutan XI ini membuat sejumlah pentolan Tokoh Golkar Bali bertanya-tanya,”Ada  apa Gerangan,?” Kejutan yang di buat Cokorda Pemecutan ini sampai berita ini diturunkan belum ada yang memberi tanggapan hadirnya Tokoh Golkar yang di kenal rekan-rekannya sebagai kader Golkar Militan, secara tiba-tiba mendukung dan hadir pada Deklarasi KBS-Ace di Mengwi.

Sebelumnya PDIP Bali ragu terhadap masyarakat Badung untuk mendukung KBS-Ace, karena wilayah Badung merupakan basis Golkar yang juga merupakan basis Sudikerta. Selanjutnya  Wayan Koster alias KBS dalam orasinya mengatakan siap secara sekala dan niskala sebagai Gubernur Bali bersama wakilnya Cok Ace dan akan mampu meraih suara 75 persen. Ia juga menyatakan Nangun Sad Kerthi Loka Bali (menjaga keseimbangan alam Bali berwserta isinya bersama karma Bali yang sejahtera dan bahagia).

Ketua Tim Pemenangan Kab.Badung KBS-Ace I Gusti Anom Gumanti  merasa bersyukur, karena ternyata massa pendukung yang datang daru berbagai pelosok Desa di Kabupaten Badung kompak memadati lapangan  Mengwi dengan di hadiri pula sekaa Bleganjur sebanyak 420 dan penari sebanyak 1400 orang. Pada akhirnya Paslon KBS-Ace berrharasp agar massa yang hadir di lapangan Mengwi ini, nantintya, agar komitmen mencoblos paslon KBS-Ace,  bisa menduduki kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Bali periode mendantang dwengan sejumlah program yang sudah di siapkan yairtu prionsip Tri Sakti Bung Karno yaitu berdaulat secara pollitik, berkepribadian dalam kebudyaan, dan berdikari secara ekonomi.(dvd/yut)

Previous Pangdam IX/Udayana Kunjungi Gubernur Bali
Next Mahasiswa Jepang Berkunjung ke STIKOM Bali

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *