Menko Polhukam Wiranto Hadiri Rakernas IMO Indonesia di Bali


 

Badung, suryadewata.com.
Menjelang hari ke 2 Rakernas Ikatan Media Online (IMO) Indonesia hari Kamis 14/02/18 di Hotel Puri Saron Legian , Kuta, Bali dihadiri Menko Polhukam Wiranto.

Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F Ismail dalam Rakeenas IMO ini menjelaskan IMO Indonesia deklarasikan tgl 27 oktober 2017. Acara rakernas hari ini adalah menyusun ad/rt dan menbuat progarm kerja untuk memajukan IMO Indonesia. Ada 30 provinsi dan 20 dpw ,300 media online di Indonesia yang bergabung di IMO untuk bisa memberi pembinaan dan edukasi kepada media online.
Program kerja membuat MOU, release berita secara nasional.
Memperjuangkan relugasi pers online yang padat karya sehingga Pers mempunyai nilai tambah dan enterprener untuk kemajuan IMO, ucapnya.

Menko Polhukam Wiranto dalam kesempatan ini menjelaskan
Suatu kebahagian bisa mengahdiri Rakernas ini dengan undangan kilat saya bisa datang. Karna organisasi media online dalam perkembangan, dinamikanya, begitu cepat. pembangunana global baik politik, ekonomi semua dipacu dengan perkembangan teknologi. Abad 21informasi lebih dahsyat lagi apalagi sekarang jaman Now kita harus menyesuaikan diri. Banyak orang – orang luar beranggapan kita kalah duluan. Tapi kita harus yakin menang dengan bangsa lain.

Ada 4 negara terkemuka dalam ekonomi dunia dan kita harus bersukur Indonesia termasuk didalamnya. Kita harus rukun karena Ancaman negara benyakan dari dalam negeri dari pada luar, ancaman yang sekarang mengemuka adalah penghancuran sistim negara melalui tangan negara lain belum penyakit dan narkoba. Kalau media tidak dikemas dengan baik bisa menhancurkan negara.

Masalah investor dari luar banyak kendala di perijinan investasi memeelukan waktu yang lama. Seperti contoh di arab saudi ijin selesai dalam 2 jam. Indonesia negara yang memiliki potensi besar dan dunia mengakuinya. Indonesia dan swiss merupakan negara yg diakui rakyatnya .perkembangan digital di indonesia sangat cepat sudah tidak bisa dibantah dimana tahun 2000 pengguna ponsel berjumlah 1.9 juta orang .Sekarang sudah menjadi 300 juta pengguna ponsel padahal penduduknya tidak sampe 300 juta karna satu orang bisa memiliki lebih dari1 ponsel.
Belum kagi ancaman dari dalam negeri seperti terorisme, wabah penyakit.

Saya tertarik dengan visi imo untuk meruksi berita hoak . Media online internasional lebih berpengaruh dari pada media online nasional karna belum dibingkai. IMO Menjadi media online nasional dan berharap kinerja IMO daoat diandalkan. Pesan saya kalau pemerintah salah di koreksi jangan di hoak, jgn merusak tatanan hidup bangsa sendiri ucapnya.

Mari bersama sama melakukan usaha keras untuk melawan ancaman – ancaman berita dari luar jadi media onlinejangan salah arah. Media online harus terus dikembangkan dan saya siap menjadi penasehat IMO untuk melawan berita negatif dari luar. Selanjutnya Rakernas IMO Indonesia di Bali saya tutup tegasnya…(yut)

Previous Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Gelar Rakernas I di Bali
Next Rakernas IMO Indonesia Berakhir Peserta Gala Dinner di Bounty Cruise

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *