Berawa Beach Art Festival Angkat Potensi Pariwisata Desa Tibu Beneng


Badung, suryadewata.com
Pantae Berawa yang exotis kini semakin ramai dikunjungi wisatawan . Untuk itu Desa Tibu Beneng menyelenggarakan ” Berawe Beac Art Festibal ” yang akan dibuka oleh Menteri Pariwisata tanggal 22 sampai 25/02/18  .

Kepala desa Tibu Beneng MadeKamajaya menjelaskan festival kali ini mengusung tema posisi langu dengan taksu pesisir sengaja kita buat beda dengan festifal lainya di Badung karna diselenggarakan oleh desa langsung dengan semua komponen dan potensi yang ada.

Sengaja kami tampilkan dengan nuansa pantae dan seni. Bisa dilihat dari acaranya ada festival    kuliner bali yang semua berbahan dasar ikan laut yg melibatkan 13 banjar didesa tibu beneng, ada parade seni yang menunjukan seni yg ada  di banjar, juga pementasan tari kecak kolosal 5,555 penari memecahkan rekor muri, lomba patung pasir memperebutkan piala bupati, tari konterporer,  pameran hasil karya seni masing2 banjar, dan lomba mancing.

Disamping untuk promosi pariwisata juga untuk mendongkrak perekonomian mulai usaha kecil samoai besar
Tujuan utama dari festival ini  memperkenalkan desa Tibu Beneng sebagae daerah wisata yang faporit dimana tiap hari hampir ribuan turis kunjungi desa Tibu Beneng
Kondisi ini harus bertahan dan lebih maju dengan membuat pengamanan teroadu, kebersihan , infrasuktur dan penataan wisata pantae ucapnya.

Sementara itu wakil ketua umum panitia  “Berawa Beach Art  Festival ” Made Dwijantara menjelaskan persiapan  pembukaan festival tanggal 22/02/18 persiapan sudah 90%,  haeini ini naikanua rijing karwna memakae alat berat, unutk boot UMKM sudah siap, ttadisional food sudah siap tinggal disisi,

Persiapan hari ini gladibersih juha besok juga gladibersih di Morabito  jadi kegiaranya lebih banyak dipanggung kehormatan.
Mulai dari penerimaan tamu kemedian ada set up ada patung lalu bergerak ke Morabito.

Yang menarik pada pembukaan mumgkin dari kementeian atau pak Giri  akan melempar pencar kemudian turun kepantae untuk meliat kejuaraan patung pasir.

Ke depan, rencananya BBAF akan dijadikan agenda tetap sebagai bagian promosi kepariwisataan Badung khususnya pariwisata Desa Tibubeneng yang menjadi salah satu daerah tujuan wisata
“Pelaksanaan BBAF selanjutnya akan dilaksanakan tiap tahun antara bulan Februari atau Maret,” tegasnya /yut

Previous Peran SubSatgas TI Sangat Vital, Terus Lakukan Pengecekan Alkom
Next Joko Wododo Kunjungi Bali Kodam Gelar Apel Kesiapan Pengamanan

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *