Cak Kolosal 5555 Penari Pecahkan Rekor Dunia di Berawa Beach Festival


 

Badung, suryadewata.com
Penyelenggaraan Berawa Beach Art Festival (BBAF) tadinya berharap akan memecahkan rekor Muri saja tapi akhirnya perwakilan Muri menetapkan penampilan 5555 penari Kecak ini patut diberikan rekor dunia (world record). Fantastis!!! Ini sangat membanggakan setidaknya bagi masyarakat Desa Tibubeneng khususnya dan Kabupaten Badung pada umumnya.

Subina selaku Owner Fins Beach Club menjelaskan prestasi ini sekaligus pengakuan kepada dunia bahwa Bali yang lekat dengan “pariwisata budaya” tidak pernah tergerus oleh pengaruh budaya asing. Apa yang dicapai dalam penyelenggaraan festival ini sejak awal dibuka hingga berakhirnya merupakan kesuksesan berganda kepanitiaan BBAF, baik dari masalah teknis hingga non teknis, terutama menyangkut koordinasi berbagai acara festival tersebut.
“Salut dan apresiasi yang tinggi kepada panitia BBAF dan masyarakat Desa Tibubeneng dan Pemerintah Kabupaten Badung atas suksesnya penyelenggaraan festival ini,” jelas Subina selaku Owner Fins Beach Club  ketika diminta komentarnya seusai penutupan BBAF

Pemecahan rekor dunia Tari Kecak ini, I Made Badra Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Badung mengatakan,”Luar biasa!!! Tadinya kami kira hanya pemecahan rekor Muri saja, tapi rekor dunia. Ini membanggakan, bukan saja bagi Badung tapi Bali. Kan pariwisata Bali terkenal sebagai the best destination in the world, apalagi kita sudah menetapkan pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi Bali,”paparnya.

Pemecahan rekor Muri dunia melecut komponen pariwisata di Badung untuk terus melakukan berbagai inovasi sehingga target kunjungan wisatawan mancanegara dapat dicapai.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Badung pada tahun 2018 ini menargetkan kunjungan 7 juta wisatawan
“Untuk mengantisipasi hal tersebut, Pemkab Badung terus membenahi infrastruktur termasuk kondisi kemacetan yang terjadi di beberapa jalan utama yang ada di Daerah Kabupaten Badung,”tegasnya.

Selain itu, Pemkab Badung telah menetapkan langkah pemerataan kunjungan wisatawan di daerah ini.
Dimana, di Badung utara ada festival budaya pertanian, di Badung tengah festival budaya, sedangkan di selatan festival bahari. Khusus untuk wisata bahari nanti tanggal 5 April 2018 akan dibuka di Pantai Pandawa oleh Menteri Pariwisata RI,”tuturnya.
Untuk mensuport festival-festival yang bergulir di Badung tidak tanggung-tanggung Pemkab menggelontorkan dana milyaran rupiah. “Nah untuk BBAF Pemkab keluarkan dana sebesar Rp.2,3 miliar dan nanti akan terus ditambah dalam festival berikutnya,”jelasnya.

Tambahnya,”selain mempetakan jenis festival di daerah ini, Pemkab terus membenahi sarana dan prasarana jalan dengan membuat ring road, shortcut dan underpass sehingga dapat mengurai kemacetan yang terjadi saban hari.

Saat ini, kunjungan wisatawan ke Badung mencapai 5 juta. Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor ini menurut Kadisparta I Made Badra dalam tahun berjalan diharapkan menyentuh angka 5-6 triliun.
Hal ini akan bisa dicapai jika Bandara Ngurah Rai terus dibenahi untuk bisa dibuat double runway termasuk pembenahan apron.
“Dengan adanya double runway maka kita bisa membuka lebih banyak direct flight dari dan ke Bali terutama penerbangan luar negeri,”pungkasnya. //don/yut

Previous Penganugrahan Rekor MURI Pada Penutupan Berawa Beach Art Festival
Next IMO-Indonesia Tandatangani Pakta Integritas Dengan MENKOPOLHUKAM

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *