Metatah Massal di Griye Gede Manik Uma jati Kepaon


 

Denpasar, suryadewata.com
Metatah massal yang diselenggarakn di Griye Gede Manik Uma Jati Kepaon puncak acara pada hari Kamis tanggal 29 Maret 2018. Diikuti 62 pemelet metatah da 29 pawintenan dan upacara ini deselenggarakan untuk umum.

Jero Mangku I Wayan Dodi Ariyanta dalam kesempatan ini menjelaskan sebelumnya sudah diadakan pembekalan – pembekalan baik dari segi kedokteran maupun filsapat. Upacara ini ada 2 tujuan yaitu edukasi kesehatan gigi dalam pemotongan gigi serta para pemangku dibiasakan medarma wecane

Susunan acara upacara ini  dimulai dengan upacara menek kelih raja singa raja swala dilanjutkan medengen dengen dan nekep yang mana masing – masing peserta metatah pulang kerumah masing – masing dan tidak boleh keluar rumah untuk merenung makna dari metatah.

Jero Pandita Drg. Budiarsana dalam kesempatan ini menjelaskan acara mepandes massal yang diikuti pewintenan Saraswati kita dari paguyuban  Widya Swara yang dibina oleh Ide Empu Yogi Swara mengadakan yadnya potong gigi dan pewintenan massal dengan mengimplementasikan upacara spiritual dan adat istiadat berkolaborasi dengan ilmu kedokteran juga.

Dari segi ilmu kedokteran gigi potong gigi jelas merusak email gigi. Tradidi potong gigi tujuanya menghilangkan Sad Ripu menjadi Sad Guna sehingga Sad Ripu dapat dikendalikan sehingga proses kehidupan dari  Brahmacari  menuju Griyehasta bisa berjalan dengan baik. Kita berikan edukasi pemahaman kepada para pemangku sangging dalam pelaksanaan pemotongan gigi  bahwa email gigi sangat penting dan harus diperhatikan pada tahap pemotongan gigi karena peran gigi pada pengunyahan makanan fungsi gigi sangatlah penting. Jangan sampai fungsi gigi terganggu dan merusak gigi.

Pada gigi ada email gigi dan dentin itu harus tetap dilindungi tetapi tidak mengurangi makna upacara potong gigi. Ada aturan-aturan yang harus diperhatikan gigi itu tidak harus rata karena susunan gigi ada lebih panjang dan lebih pendek.

Dari segi ilmu kedokteran ada gigi taring 2 dan gigi dan gigi seri 2 kita beri edukasi dan pemahaman dari aspek kesehatan agar para sangging untuk tidak sembarangan memotong gigi karena bisa merunak susunan gigi dan kesehatan gigi makanya sehabis potong gigi tidak boleh lanhsung kedapur untuk makan karena email gigi sudah terpotong dan bisa mempengaruhi kesehatan gigi seperti rasa ngilu apalagi sampe saraf gigi kena itu membuat susunan gigi berubah/bergeser , itu yang perlu diperhatikan oleh para sangging. Kalau jaman dahulu potong gigi dibikin rata itu malah mengurangi estetika dan merusak gigi….. tegasnya. (yut)

Previous Jelang Paskah, Kapolres Badung Silaturahmi ke Gereja Tri Tunggal Maha Kudus
Next Karya Nyata Cagub Wayan Koster Pria Asli Buleleng Benar - Benar Dinikmati Masyarakat

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *