SMP DWIJENDRA DENPASAR SIAP IKUTI UNKP


Denpasar, suryadewata.com
Hari ke dua pelakasaaan UNKP tanggal 24/04/2018 di SMP Dwijendra Denpasar berjalan lancar yang diikuti 478 siswa. Dari hari pertama hingga hari kedua ini semua siswa bisa mengikuti UNKP .

Kepala Sekolah SMP Dwijendra Denpasar   Dra. Ni Wayan Nadi Supartini M.pd menjelaskan persiapan UNKP sudah dimulai dari bulan Januari  semester 1 tahun 2017 sampai menjelang UN dengan memberikan pengayaan materi pelajaran tambahan dan latihan soal dengan harapan siswa bisa memperoleh nilai yang memuaskan.

Berhubungan dengan permasalahan intern Yayasan Dwijendra yang banyak di expose media kami tetao memyarankan anak didik untuk tetap belajar secara kondusif dan tidak terganggu dengan masalah tersebut ucapnya.

Sebagai Kepala sekolah saya harus mensosialisasikan kepada semua anak didik untuk tetap disiplin dalam belajar. Kita selalu pantau anak didik siap mengikuti UNKP.

Untuk prestasi kami tetap exis memberikan pembinaan bahkan dalam Walikota Cup kami ikut ada banyak prestasi yang kami peroleh dan diberikan reward oleh Wali Kota Denpasar seperti olympiade Biologi di UNUD dapat juara sehingga bisa mendapatkan tiket untuk masuk sekolah menengah negeri yang mana mereka mau pilih …jelasnya

Walaupun banyak gempuran dari media kami tetap eksis berprestasi  di Porjar tahun lalu dapat peringkat ke 7 untuk tahun ini kami menargetkan dapat peringkat 5. Dari 36 cabang olah raga kita mengikuti 17 cabang.

Prestasi akademik olympiade Biologi kita ikut di ITS Surabaya masuk semi final mudahan tahun depan bisa masuk final.

Dari keamanan dan disiplin siswa kami tetap jaga agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik. Sebelum masuk ruangan anak anak sembahyang dan berdoa agar UNKP berjalan lancar.

Penerimaan siswa baru kami sudah menerima 40% yang berasal dari titipan masyarakat mudah – mudahan setelah UNKP ini penerimaan siswa baru bisa mencapai target dengan 11 kelas masing -masing kelas maksimal 32  siswa sesuai peraturan menteri.
Kami sudah menerapkan aturan itu dengan jumlah siswa 32 perkelasnya ….tegas ibu Ni Wayan Nadi Supartini.

Previous Kopi, Sektor Pertanian dan Pariwisata di Kintamani Jadi Perhatian Koster
Next BELUM ADA KEJELASAN GALIAN C, PAD KARANGASEM TURUN TAJAM

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *