Simakrama Paket AMAN di Banjar Nyuh Kuning Desa Mas Ubud


Gianyar, suryadewata.com
Warga banjar Nyuh Kuning desa Mas, Kecmatan Ubud, Kabupaten Gianyar yang jumlahnya ratusan orang sambut Agus Mahayastra dan rombongan. Walaupun sudah malam warga setia dan sabar menunggu kedatangan Paslon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 2 paket AMAN, Senin 14 Mei 2018.

Hadir oada kesempatan ini Ketut Sudarsana anggoat DPR PDIP, Putu Ariawan PAC Blahbatuh,  Nyoman Parta anggota DPRD Prov .Bali akan maju ke DPR RI
, Made Ratnadi angfota DPR Gianyar, Dewa Alit dari Hanura, Ketut Sana anggota DPR dari Ubud.

Bendesa desa Pakraman Nyuh Kuning Wayan Suja mengatakan warga kami telah menyatukan kebulatan tekad memilih paket AMAN dan Bali 1 KBS- ACE.

Nyoman Amertayasa dalam kesemoatan ini menjelaskan sekelumit sejarah Nyuh Kuning dan Singa Kerta.

Agus Mahayastra menjelaskan Peralihan kekuasaan dari Pak SBY yang 10 tahun menjadi Presiden ke Pak Jokowi ternyata telah tumbuh subur faham radikalisme seperti ormas HTI, FPI.

HTI di Istora Bung Karno yang dihadiri ratusan ribu orang dengan bendera ISIS mendeklarasikan mengganti idiologi Pancasila menjadi syariat islam.

Jokowi terkejut langsung terbang ke Bali karena keyakinan beliau tentang Bali luar biasa dan minta petunjuk kepada Yang Kuasa.

Besoknya beliau kembali ke Jakarta mengumpulkan semua menteri dan Penasehat Presiden Untuk memberikan pertimbangan tetapi tidak ada yang berani malah disarankan intuk hati – hati mengambil keputusan kalau salah Presidwn bisa jatuh.

Presiden dengan gagahnya menjawab ” Saya dilantik menjadi Presiden dalam sidang MPR sebagai Kepala Pemerintahan tugas saya menjaga negara ini jangankan jabatan nyawapun akan saya serahkan.

Presiden mendatangi Mabes Polri, Pangkostrad, NU, Muhadiah dan semua Rektor untuk mengetahui seberapa jauh HTI masuk kelembaga negara, kampus, ormas, partai.

Selanjutnya Presiden mengeluarkan PERPU yang isinya membubarkan ormas yang anti Pancasila.

Menhukam Yasona Laoli menbubarkan HTI dan HTI mengugat ke PTUN tetapi PTUN menolak dengan dikawal pengacara dari Bali Sudirta wakil ketua DPD PDIP Bali sedang Pengacara HTI Yusril Isa Mahendra
HTI nyatakan banding.

Setelah 30 hari harus diundangkan tetapi wajib ada persetujuan  DPR disinilah partai-partai yang sebelumnya Presiden sudah curiga ada 3 partai menolak oembubaran HTI yang anti Pancasila diantaranya partai Gerindra, PKS, PAN.

Agus Mahayastra menyarankan warga berhatu-hati memilih partai karena partai adalah produk memilih kader DPR, Bupati dan Gubernur

Semua partai itu sentralistik komandonya dari pusat jadi calon Bupati dan Gibernur harus mendapatkan rekomendasi pusat seperti saya dari PDIP harus persetujuan dari Ibu Megawati

Untuk itu jangan keluar dari partainya rakyat bali dan pilih calon pemimpin dari partai PDIP dan Hanura…..tegasnya.

Program repitaliisasi pakaraman seperti pembanhunan pura, wantilan. Tahun 2017 sudah 27 wantilan dibangun termasuk pure dan senderan.

Program kesehatan gratis asal bersedia rawat inap cukup membawa KTP dan KK semuanya gratis . Program kesehatan satu jakur dari Pak Koster uang pengganti bagi penunggu pasien

Program pendidikan gratis SD sampai SMP dan telah dibangung PAUD dan TK  Hindhu berbahasa Bali untuk pendidikan karakter anak….ucapnya

Previous Ratusan Warga Banjar Pekandelan Desa Bedulu Gianyar sambut dan Pilih Paket AMAN
Next Deklarasi Kebulatan Tekad Warga Desa Bedulu Pilih Paket AMAN dan KBS - ACE

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *