5 Warga Tersesat di Gunung Batukaru, Babinsa dan Babinkamtibmas Ikut Pencarian dan Evakuasi


Tabanan, suryadewata.com
Lima warga dinyatakan hilang karena tersesat setelah melakukan pendakian di Gunung Batukaru Kec Penebel Tabanan, belum jelas maksud dan tujuan memasuki kawasan hutan yang diyakini warga sekitar masih angker,  karena banyak kawasan Pura ada disekitarnya.

Kelima warga tersebut masing-masing:
1. I Ngh Sanjaya , 45 thn , hindu, Br Wongay Bendul.
2. I Ngh Pramudita Kencana,14 thn, hindu, Br Wongaya Bendul.
3. I Wyn  Kastama,51 thn, hindu, Br Wongaya Bendul.
4. I Ngh Andi, 45 thn, hindu, Br Wongaya Kaja
5. I Gd Aldi,  20 thn,  hindu, Br Wongaya Kaja.

Pada mulanya yakni Kamis  24 Mei sekitar pukul 20.15 wita,  Babinsa Wongaya Gede Serda I Putu Gede Suparta mendapat laporan warga tentang hilangnya 5 warga banjar Wongaya Bendul dan Wongaya Kaja

Berdasarkan informasi kelima warga tersebut berangkat pd Kamis pagi-pagi buta sekitar pkl 00.30 wita,  namun sekitar pukul 11.00 wita I Ngh Sanjaya menelpon Istri dari I Wyn Kastama dari lokasi hutan,  menyampaikan bahwa dia tdk bisa balik karena kesasar, setelah dilakukan koordinasi maka sekitar pukul 18.00 wita,

Inisiatif  6 orang warga menyusul untuk menjemput sampai ke Pura Jero Sasah, tetapi tdk diketemukan jejaknya yang akhirnya sekitar okl 19.30 wita ke 6 org warga penjemput tersebut memutuskan untuk kembali karena sdh malam lalu melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Laporan warga tersebut diatensi untuk dilakukan koordinasi dan pencarian dengan menggunakan posko Luhur Batukaru sebagai titik pusat informasi, dimana setiap pendaki diharuskan melaporkan diri di Posko,  dimana kelima warga yang tersesat tersebut tidak melaporkan diri karena menganggap sebagai warga setempat,

Pada malam hari lokasi posko mulai aktif memantau dan berkumpul petugas dan warga, termasuk dari BNPB Tabanan 10 orang dipimpin I Outu Tisna, disamping Danramil-08/Pnbl Kapten Inf Yuda Wicaksino,Kapolsek Penebel AKP I Wy Mastra Budaya,  Pecalang pura Luhur Batukaru, hadir pula Dandim 1619/Tabanan untuk memantau situasi

Pencarian dilaksanakan mulai pukul 22.00 wita dari beberapa jalur, mulai dari jalur pura Jero Sasah dilaksanakan oleh 4 orang, tidak ada tanda-tanda,

Pada pukul 23.00 wita dilaksanakan pencarian melalui jalur barat daerah Sarin buana di Pura Jatiluwih berjumlah 6 orang hasilnya juga nihil, baru sekitar pukul 04.30 dini hari 2 orang dinyatakan telah bisa kembali sendiri yakni I Ngh Sanjaya dan I Ngh Pramudita, sementara disampaikan bahwa  3 org rekannya masih didalam dan tidak bisa melanjutkan perjalanan kembali dikarenakan mengalami kram akibat kepayahan.

Akhirnya lada hari Jumat 25 Mei dari pukul 05.45 wita dilaksanakan proses evakuasi yang dilakukan oleh 10 orang dari Basarnas, 2 Orang dari BNPB  serta 5 orang Warga, sementara yang lain stanby di Pura Luhur Bujangga Waisnawa Desa Jatiluwih.

Pada hari Jumat pukul 07.15 wita Tim Gabungan penjemputan sampai di lokasi selanjutnya korban dan Tim kembali menuju Pura Luhur Taksu Agung Di Ds Jatiluwih dan tiba pukul 10.00 wita serta korban selamat sampai tujuan selanjutnya dilaks pengecekan oleh Tim Medis PMI Tabanan.

Kegiatan evakuasi berjalan lancar dan aman,  dan sekitar pukul 10.30 wita, ke 5 orang warga yang dilaporkan tersesat telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Previous Polres Bangli Gelar Rapat Kordinasi Operasi Ketupat Agung-2018
Next Antisipasi Teror Bom Polsek Blahbatuh Perketat Penjagaan Ranmor dan Duktang

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *