Latihan Posko I Guna Memantapkan Kemampuan Prosedur Hubungan Komandan Dan Staf


SURYADEWATA.COM – Guna memantapkan kemampuan prosedur hubungan komandan dan staf, Kodim 1623/Karangasem melaksanakan Latihan Posko I Penanggulangan Akibat Bencana Alam (Gulbencal) selama tiga hari ini mulai tanggal 6 – 8 Juni 2018.

Latihan Posko I ini dibuka langsung oleh Kepala Staf Korem 163/Wira Satya Letnan Kolonel Kav Jonny Harianto mewakili Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh Albertus Magnus Suharyadi, S.I.P., M.Si., bertempat di Makodim 1623/Karangasem Rabu (06/06).

Dalam taklimat yang disampaikan Kasrem, Latihan Posko I ini diselenggarakan dalam rangka untuk melatihkan kemampuan unsur komandan dan staf Kodim 1623/Karangasem sesuai dengan prosedur hubungan komandan dan staf yang dalam hal ini latihan terkait dengan operasi bantuan menanggulangi akibat bencana alam.

Latihan ini sendiri mengambil tema Kodim Jajaran Korem 163/Wira Satya Melaksanakan Latihan Posko I Guna Meningkatkan Kemampuan Dalam Operasi Bantuan Menanggulangi Akibat Bencana Alam, Penangann Pengungsi Dan Pemberian Bantuan Kemanusiaan Dalam Rangka Operasi Bantuan TNI Kepada Pemerintah Daerah.

Mengacu pada tema di atas maka dalam menghadapi kemungkinan terjadi bencana alam, maka penanggulangan akibat dari bencana tersebut membutuhkan koordinasi dan kerjasama yang baik antara TNI dengan Pemerintah Daerah dan instansi terkait lainnya sehingga bisa diambil langkah yang tepat untuk meminimalisir kerugian atau dampak yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.

Dalam Latihan Posko I ini diskenariokan bencana alam yang terjadi adalah bencana alam Gempa Bumi Tektonik dengan kekuatan 8,7 SR dengan pusat gempa atau efisentrumnya di Samudera Indonesia Selatan Pulau Bali di posisi 10,75 °LS 141,41° BT kedalaman 23 Kilometer dan berpotensi terjadi gelombang Tsunami. Sehingga hal ini mengancam wilayah Bali khususnya bagian selatan.

Setelah peristiwa ini maka dinyatakan sebagai tanggap darurat dan Pemerintah Daerah menunjuk Dandim 1623/Karangasem sebagai Komandan Tanggap Darurat atau Insident Commander (IC) yang harus segera mengambil langkah-langkah cepat dan tepat mengahadapi situasi yang ada.

Disinilah dibutuhkan koordinasi yang cepat dengan semua unsur terkait sehingga bisa diambil langkah yang tepat pula.

Danrem juga berharap bahwa pelaku latihan dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk mengasah kemampuan yang dimiliki oleh setiap personel serta dalam pelaksanaanya latihan ini harus sesuai dengan mekanisme skenario latihan yang sudah disiapkan.

Sementara itu Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri melakukan asistensi dan pengawasan langsung terhadap penyelenggaraan Latihan Posko I Kodim 1623/Karangasem tersebut.

Tampak Kasdam dengan seksama memperhatikan tahapan latihan yang dilakukan oleh penyelenggara latihan dan pelaku serta memberikan arahan dengan harapan Latihan Posko I tersebut dapat dilaksanakan dengan realistis dan memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan baik kepada penyelenggara dan pelaku, sehingga bila dihadapkan pada bencana sesungguhnya maka semuanya dapat diimplementasikan dengan baik sesuai prosedur yang berlaku.

Previous Hari Bhayangkara ke 72 : Polres Badung Serahkan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Kurang Mampu
Next Kasus Pungli, Peredaran Miras, Togel dan Tindak Pidana pencurian Berhasil Diungkap Polres Badung

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *