Kurikulum Pendidikan Berpengaruh Besar Terhadap Nasib Pendidikan Bangsa dan Negara Indonesia


Badung, suryadewata.com
Ketua YPLP PGRI Kabupaten Badung Dr I Made Gede Putra Wijaya mengharapkan kurikulum pendidikan agar selalu dinamis dan akomodatif.

“Kurikulum semakin akomodatif semakin bagus sesuai dengan tuntutan zaman, sehingga sumber daya manusia (SDM) memiliki daya saing,” kata Putra Wijaya di Badung, Kamis (6/7).

Hal itu disampaikan ketika “Workshop Review Kurikulum 2013
SMK PGRI 1 Badung Tahun Ajaran 2018-2019”.

Ia mengatakan, kurikulum yang baik itu selalu berubah-ubah bukan monoton mengingat dunia selalu berubah.

Apalagi saat ini perubahan terjadi setiap saat secara masif dan tiba-tiba akibat pengaruh teknologi informasi yang berkembang pesat.

Menurutnya, kurikulum pendidikan memiliki pengaruh besar terhadap nasib pendidikan bangsa dan negara Indonesia, sekaligus sebagai penentu terwujudkan generasi emas Indonesia 2045.

Oleh karena, pendidikan merupakan salah satu investasi yang akan menghasilkan SDM yang memiliki pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang dibutuhkan dalam pembangunan suatu bangsa.

Dengan mutu dan kualitas serta manfaat (benefit) individu, social atau institusional akan diperoleh secara bervariasi.

Akan tetapi, manfaat individual tidak akan diperoleh secara cepat (quick yielding), tetapi perlu waktu yang cukup lama, bahkan bisa satu generasi bidang pendidikan.

Maksudnya dalam hal ini adalah sistem yang berkesinambungan dan berkelanjutan (continue).

Pendidikan juga tidak bisa dilepaskan oleh sistem cara kerja dalam implementasi (penerapannya) terhadap suatu manajemen yang juga sebagai pendukung sistem pendidikan dalam pengaplikasian kurikulum yang sifatnya tidak tetap dan selalu berubah-ubah.

Namun, hal tersebut terjadi karena demi kepentingan serta kebaikan bersama dalam mewujudkan visi dan misi demi mencapai suatu hasil yang optimal, dalam hal ini khususnya dunia pendidikan untuk generasi muda yang berkualitas dan mampu bersaing dalam dunia globalisasi.

Sementara itu, Kepala UPT SMA Badung Ni Yutu Yuli Ayu Hariastuti mendukung kegiatan tersebut dalam peningkatan mutu pendidikan.

Perubahan kurikulum agar menjadi perhatian lembaga pendidikan dengan serius, sehingga sekolah tetap relevan dengan perkembangan zaman.

Untuk itu, siswa dapat belajar menyenangkan dengan metode pembelajaran yang kekinian.

Dengan hal tersebut siawa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan optimal dan mampu mengembangkan bakat dan minat denban maksimal. (*)

Previous Kapolda Bali Jemput Presiden World Bank, di Bandara I Gusti Ngurah Rai
Next Dandim 1617/Jembrana Pimpin Rapat Kesiapan TMMD Ke 102

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *