Simantri Bali Mandara Wujudkan Pulau Dewata Sebagai Pulau Organik.


Denpasar, suryadewata,com Sistem Manajemen Pertanian Terintegrasi (Simantri) Bali Mandara Bali membawa harapan mewujudkan Pulau Dewata sebagai Pulau Organik.

“Keberhasilan progam Simantri adalah terbentuknya kelompok pengelolaan limbah organik yang dicanangkan Pemerintah Provinsi Bali, mendukung Pulau Organik dan ‘Bali Go Green’,” kata Kepala UPT Simantri Bali Mandara I Wayan Sunada di Denpasar, Kamis (5/6).

Simantri Bali Mandara akan terus ditingkatkan baik secara kualitas dan kuantitas, hingga tahun 2017 telah berjumlah 753 unit dengan hibah Rp225 Juta.

Kebherhasilan itu, telah mendapatkan apresiasi program Simantri telah mendapatkan apresiasi dari peneliti Prof Tony Nader Presiden Maharishi Vedic University sebagai “Vedic Agriculture System”.

“Apa yang dihasilkan Simantri berupa kotoran dan urine sapi, ekstra tumbuhan dan produk-produk alami yang digubakan menyuburkan tanaman dan hewan, pengendalian hama, bahan makanan,” ujarnya.

Penambahan Simantri dapat meningkatkan kesejahateraan petani untuk menghasilkan usaha pertanian tanpa limbah (zero waste) dan 4F (Food, Feed, Fertilizer, dan Fuel).
Selain itu, pihaknya mendorong inovasi teknologi yang diintroduksikan berorientasi untuk menghasilkan produk pertanian organik dengan pendekatan “pertanian tekno ekologi”.

Sistem tersebut telah berjalan selama dua periode kepemimpinan Gubernur Mangku Pastika dalam komitmennya mewujudkan Bali Organik.

Ia mengharapkan, pelaksanaan dilakukan sesuai dengan SOP yang ada.

Upaya itu untuk mengoptimalkan produksi Simantri sehingga mampu mensejahterahkan petani.

Terobosan itu untuk menarik minat generasi muda menekuni dunia pertanian, apalagi program Simantri sejalan dengan “Veda”.

Selain itu, pihaknya mengingatkan pendamping bekerja optimal sehingga mengurangi ketidakberhasilan program Simantri dan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pada kesempatan itu juga, berharap Simantri tetap dilanjutkan pengganti Gubernur Made Made Mangku Pastika.

Oleh karena, program tersebut mampu peningkatan rata-rata pendapatan anggota Gapoktan dua kali lipat.

Hal ini didasarkan pada hasil survey yang dilakukan Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Bali yang menyatakan pendapatan anggota Simantri rata-rata naik dua kali lipat.

Selain dari sisi pendapatan, kemajuan lainnya yaitu pelestarian plasma nuftah Sapi Bali menunjukkan perkembangan yang sangat baik.

Pupuk organik yang dihasilkanpun sudah bisa digunakan petani Bali, ini dalam rangka pengembangan pertanian organik, dan keberadaan Simantri sangat berkontribusi untuk hal itu.

“Harapan kita kedepan kita dapat sinergikan dengan pariwisata, karena sudah banyak Simantri-Simantri yang sudah menjadi obyek pariwisata dengan produk organiknya,” katanya. (ART)

Previous Paldam IX/Udayana Sumbang Darah Semangat Dwi Cakti Bhakti
Next Kapolsek Petang Beri Arahan Kepada Paskibraka Sebelum Berlatih

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *