Ida Bagus Indra Gelar Pameran Seni Lukis Tunggal


Denpasar , suryadewata.com
Ida Bagus Indra seniman pelukis Bali kembali akan menggelar pameran tunggal karya-karya seni lukisnya. Pameran ini akan diselenggarakan di Griya Drupadi, Jl. Dewi Madri, Honour of Consul Polandia, Bali, pada tanggal 18 Juli 2018.

Arif, selaku kurator menjelaskan pameran Gus Indra, panggilan akrab Ida Bagus Indra, kali ini mengangkat tajuk “INDRA”. Bukan hanya mengambil nama dari sang pelukis, tapi menurutnya tajuk tersebut merepresentasikan esensi dari karya lukisan Gus Indra yang akan dipamerkan

Dari pandangan saya sebagai kurator, pameran ini mewakili esensi dari karya-karya yang ingin ditampilkan. Indra memiliki makna panca indra, Sense dalam bahasa inggris. Yang memiliki turunan sensation,” ungkapnya.

Sensasi, imbuhnya, memiliki arti sesuatu yang memberikan perasaan haru, perasaan yang mendalam. Inilah yang ingin ditampilkan Gus Indra dalam karya-karyanya. “misalnya lukisan wanita penari, yang ingin ia sampaikan adalah perasaan yang ia rasakan saat berhadapan dengan penari tersebut,” katanya.

Disamping itu Gus Indra juga mengangkat kembali tema-tema kuno seperti Kama Sutra, yang ia sajikan kembali dengan gaya modern dan jauh dari kesan pornografi. “Gus Indra juga menampilkan kembali seni kuno Kama Sutra, yang dihadirkan kembali dengan cara-cara modern yang jauh dari kesan pornografi,” kata sang Kurator.

Menurut Gus Indra sendiri, karya-karya yang akan ia tampilkan ini merupakan karya seni ekspresif. Awalnya, ia hanya sekedar iseng melukis di atas kanvas kecil. Namun siapa sangka berawal dari keisengan itu justru seolah ia menemukan dirinya sendiri. Ia sangat menikmatinya, hingga akhirnya tercipta ratusan karya lukis yang luar biasa.

“awalnya iseng-iseng melukis di kanvas kecil, kemudian menemukan keasikan akhirnya keterusan dan dikumpulkan,” ungkap Gus Indra.

Gus Indra menjelaskan pilihannya pada gaya ekspresif karena sesuai dengan karakter pribadinya, yang apa adanya. “kenapa ekspresif, mungkin karena karakter saya memang demikian. Saya hanya mengalir saja, saya menampilkan semuanya secara jujur. Meski yang lagi trend saat ini kontemporer, realis, atau yang lainnya,” kata seniman lukis yang merupakan putra dari salah satu maestro seni di Bali, Ida Bagus Lolec.

Pameran tunggal ini akan dilaksanakan selama dua minggu, dari pukul 19.00-22.00 WITA. Menurut Nicolaus Fransiskus Kuswanto atau yang akrab disapa Nico, selaku Organizer Director, mengatakan dalam pameran kali ini akan ada sebanyak 180 karya. Terdapat tiga kategori yaitu ; Dancing Series, All Series, Nut Series.

Pameran ini akan dibuka oleh ayahanda dari sang pelukis sendiri yaitu Ida Bagus Lolec bersama tamu spesialnya, yaitu Katon Bagaskara. “special guest kita adalah Katon Bagaskara, yang nanti membuka acara ini bersama-sama dengab ayahanda dari Gus Indra, Ida Bagus Lolec,” ucapnya

Nico juga mengatakan pengunjung pameran ini tidak dibatasi, namun memang kunjungannya berdasarkan reservasi. “Saya tidak membatasi hanya ingin meliat seperti apa respon masyarakat terhadap pameran seni ini,”  jelasnya

Nico juga mengatakan bahwa karya-karya yang dipamerkan ini dapat dimiliki oleh masyarakat para pencinta lukisan karena karya-karya yang dipamerkan ini tersedia untuk dijual. (*)

Previous Dirut TVRI: Kita Membereskan Public Trust
Next Dandim Gianyar Panen Cabai Dan Cek Tanaman Padi

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *