Penerimaan Pajak Bali Lampaui Target, e-Samsat Mudahkan Pembayaran Pajak


Denpasar , suryadewata.com
Badan Pendapatan Bali mengoptimalkan pelayanan pajak online (e-Samsat) untuk memudahkan masyarakat melaksanakan kewajibannya dari mana saja.

“e-Samsat sudah terbukti mampu memberikan kemudahan pada masyarakat, dulu pemilik kendaraan yang menggunakan plat DK yang berada luar daerah sulit membayar kini sudah ada solusinya,” kata Kepala Badan Pendapatan Bali I Made Santa di Denpasar, Kamis (2/7).

Ia mengatakan, kemudahan itu mampu meningkatkan pendapatan daerah yang akan mendukung pembangunan daerah menuju Bali yang maju, aman, damai sejahtera (Mandara).

Untuk itu, warga tidak perlu datang antrai ke Kantor Samsat seluruh Bali, hanya datang mengambil perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Upaya itu mencegah adanya sanksi denda maupun masyarakat tidak perlu lagi mengorbankan waktu serta dapat menghindari calo yang menawarkan pengurusan STNK dengan meminta bayaran tinggi.

Pembayaran dapat dilakukan melalui empat channel Anjungan Tunai Mandiri (ATM), Mobile Banking, Internet dan Taller Bank.

Bahkan, pihaknya memberikan jalur khusus dalam pengambilan penerimaan perpanjangan STNK melalui jalur e-Samsat.

Sementara itu, Triwulan kedua penerimaan pajak dari kendaraan bermotor terlampoi diatas 45 persen.

Oleh karena pihaknya menargetkan triwulan I (20 persen), sementara triwulan II (45 persen), triwulan III (75 persen) dan triwulan IV sebesar (100 persen).

Untuk triwulan II baik pajak dan balik nama sudah melebihi target yang direalisasikan sebesar Rp626.323.626.725 atau sekitar 49,92 persen dari target Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dipasang tahun 2018 sebesar Rp1.254.713.941.500.

Sementara pendapatan dari Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dari target satu anggaran tahun 2018 sebanyak Rp1.141.356.350.000 mampu direalisasikan sampai triwulan II Rp515.621.043.000 atau sekitar 45,18 persen.

Keberhasilan itu juga didukung oleh upaya BBNKB dengan kerjasama pihak dealer yang prosesnya dipercepat penyelesain pajaknya.

Selain itu dengan dilaunchingnya e-Samsat sangat direspon masyarakat dimana sama triwulan II sebanyak 25 Ribu wajib pajak menggunakan aplikasi e-Samsat.

Hal itu juga mendongkrak nilai pajak. Secara nasional pendapatan khususnya kendaraan diluar Bali sekitar 800 kendaraan memakai layanan e-Samsat ini.

Khusus e-Samsat pendapatan pajak yang masuk sampai dengan 27 Juni 2018 jumlahnya 27.455 unit kendaraan nilai pajaknya Rp.13.431.773.300 dari samsat regional Bali.

Sementara e-Samsat nasional 618 unit kendaraan senilai Rp344.630.900 paling tidak Rp14 miliar pemasukan dari e-Samsat selama triwulan II. (ART)

Previous Presiden: Jaga Semangat Persaudaraan
Next Ketua Kadin Bali Nyaleg DPR RI Perjuangkan Pengusaha Lokal

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *