Inovasi Baru, Konsumsi Bunga Gemitir Jaga Kesehatan Mata


Denpasar , suryadewata.com
Bunga gemitir tidak hanya diperuntukan untuk sarana “jayna” oleh umat Hindu dan hiasan dalam berbagai kegiatan.

Namun Bali Gemitir telah mampu melakukan inovasi mengolah bunga gemitir menjadi makanan dalam bentuk kripik, lalapan dan kue, sejak tahun 2017.

Hasil olahan bunga gemitir terasa getir tidak kalah enak dengan makanan ringan yang sudah beredar dipasaran.

“Saya mengajak memanfaatkan bunga yang tidak terjual, agar menjadi sesuatu yang bernilai daripada dibuang-buang,” kata Pemilik Bali Gemitir Ervani Sjoekoer di Denpasar, Minggu (29/7).

Begitu juga hasil panen yang tidak terjual ke pasar, potensi itu besar apabila dikelola dengan baik.

Hal itu disampaikan ketika penutupan Festival Agribsinis yang mampu mengumpulkan transaksi penjualan sebesar Rp750 Juta, tahun lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya hanya Rp500 Juta.

Ia mengatakan, pihaknya akan roadshow keliling Pulau Dewata mengajarkan pemanfaatan bungan gemitir kepada Kelompok Wanitia Tani (KWT).

Untuk itu, festival itu sebagai momentum mempromosikan olahan bunga gemitir menjadi salah satu sumber makanan yang sehat.

Memakam bunga gemitir cocok untuk menjaga kesehatan mata, karena kandungan antioksidannya lebih bagus daripada wortel.

Selama ini, pihaknya baru melayani pesanan saja dan peminatnya cukup signifikan.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan masyarakat agar memanfaatkan peluang tersebut dengan baik. (ART)

Previous Tim Wasev Pusterad Tinjau TMMD Ke 102 Kodim 1617 Jembrana
Next Rem Blong, Truk Pengangkut Material Bangunan Tabrak Pembatas Jembatan

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *