Koster Ace Sempurnakan Simantri Bali Mandara


Denpasar , suryadewata.com
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pertanian Terintegrasi (Simantri) Bali Mandara I Wayan Sunada menyambut positif pernyataan Gubernur dan Wakil Gubernur (Wagub) Bali terpilih (Koster-Ace) berkomitmen melanjutkan dengan menyempurnakan Simantri Bali Mandara.

“Simantri salah satu program unggulan pemprov Bali masa kepemimpinan Made Mangku Pastika yang juga telah mendapatkan apresiasi dari peneliti Prof Tony Nader Presiden Maharishi Vedic University sebagai ‘Vedic Agriculture System”.

Menurutnya, manfaat program dirasakan oleh masyrakat, karena mampu meningkatkan pendapatan kelompok naik minimal dua kali lipat dalam 4 – 5 tahun ke depan.

“Data tersebut berdasarkan kajian dari dinas komunikasi dan informatika Provinsi Bali” ujarnya.

Sementara penyaluran dana hibah Simantri langsung masuk ke rekening kelompok, dan penarikan dana harus melalui tiga tahap serta penarikan dana kelompok harus meminta surat rekomendasi pencairan dana ke Tim Teknis Simantri Kabupaten masing-masing, sehingga dana hibah yang dikelola kelompok selalu di awasi dan didampingi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

Dalam pengembangan kegiatan di kelompok, pihaknya sudah bekerjasama dengan berbagai pihak antara lain dengan Tim Teknis Simantri di masing-masing Kabupaten, BPTP Bali, Akademisi, Peneliti serta pihak terkait lainnya termasuk dalam hal pemasaran produk-produk Simantri melalui pola kemitraan.

Pembinaan dan monitoring evaluasi kegiatan Simantri juga rutin dilakukan, hal ini dimaksud agar kegiatan kelompok dapat berjalan dengan berkelanjutan.

Penambahan berbagai inovasi juga sudah kami lakukan diantaranya dengan pemberian asuransi ternak, bantuan mesin APPO (alat pengolahan pupuk organik), mesin Chopper (alat pemotong rumput), desulfuriser pada biogas agar mengurangi terjadinya korosif pada kompor biogas, sinergi dengan program UPSUS SIWAB, penerapan hidroponik, menerapkan tipe Simantri menjadi Simantri Tipe A, Tipe B, dan Tipe C, demplot organik dan tanaman bernilai ekonomis tinggi serta penerapan teknologi inokulum mikroba bekerjasama dengan peneliti pusat.

Penerapan teknologi dan inovasi ini tentunya disesuaikan dengan kondisi dilingkungan setempat.

“Setiap tahunnya tidak hanya terjadi peningkatan kuantitas namun juga kualitas yang terus ditingkatkan, melalui kegiatan pengembangan, pemantapan dan pengutuhan di kelompok Simantri “ tutupnya. (ART)

Previous Presiden Zanzibar Kunjungi STP Bali Mendapat Pengamanan Ketat
Next TANGGAP DARURAT PENANGANAN GEMPA 6,4 SR DI LOMBOK TIMUR DIPERPANJANG 7 HARI, 564 KALI GEMPA SUSULAN TELAH BERLANGSUNG

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *