Karangasem Borong Juara Lomba Busana Ke Pura Tingkat Provinsi


Karangasem, suryadewata.com
Kabupaten Karangasem memborong juara Lomba Busana Ke Pura Provinsi Bali Tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Lomba Tingkat SMA/SMK berhasil meraih Juara II oleh I Gede Wahyu Trisna Aditya dan Ni Luh Evi Novita Sari dari SMA PGRI 1 Amalapura, Tingkat SMP Juara II dimenangkan oleh I Nengah Dedi Pratama dan Ni Ketut Ayu Saraswati dari SMPN 2 Abang dan Tingkat SD Juara III
Ida Ayu Anom Gita Nalini (SDN 1 Selat) dan I Komang Agus Pradnya Suka Yogiswara (SDN 1 Karangasem).

Sementara Tingkat SMA/K Juara I diraih dari Kontingen Bangli dan Jembrana, Tingkat SMP Juara I (Badung) dan Juara III Bangli serta Tingkat SD Juara I Gianyar dan Juara II (Bangli).

“Keberhasilan ini diraih tidak terlepas dari persiapan, pembinaan dan seleksi yang ketat di kabupaten untuk mengirimkan duta-duta terbaiknya,” kata Kepala Kantor Kementrian Agama Karangasem Dr Nengah Rustuni di Karangasem, Jumat (10/8).

Dengan melibatkan Tim Pembina Kabupaten sebanyak tiga orang yakni Ida Ayu Ratna Dewi, SE , Ida Ayu Nyoman Jelantik, M.Pd.H dan I Gusti Agung Arya Wira Pratama SH.

Ia mengatakan, kebersihan itu yang menunjukkan potensi anak-anak Karangasem yang memiliki daya saing dengan kabupaten/kota lainnya Se-Bali.

Untuk itu, pihaknya perlombaan ke depan akan melakukan evaluasi sisi kualitas seleksi kabupaten sehingga mampu merebut juara I tingkat provinsi.

Ajang tersebut mampu memberikan motivasi dan percaya diri kepada generasi muda terutama anak-anak sekolah berani tampil.

“Kadang anak-anak dari desa merasa takut, malu atau minder jika bertanding ke kota, padahal segi potensi belum tentu kalah,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengingatkan agar tidak berpuas diri, namun agar prestasi terus ditingkatkan sehingga menjadi juara pada ajang-ajang berikutnya.

Tim Pembina Kabupaten Karangasem Ida Ayu Ratna Dewi memberikan apresiasi atas juara yang diraih.

“Ke depan agar ditingkatkan latihannya sehingga persiapan lomba lebih matang,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan itu diharapkan mampu memberikan contoh berbusana adat ke pura umat Hindu di Bali agar tetap sopan dan beretika.

Disamping itu, mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) untuk mengikuti ajang-ajang kecantikan, duta pariwisata maupun budaya.

Maka dari itu, ajang itu sebagai fondasi pengembangan diri generasi muda kedepannya. (ART)

Previous IWAPI dan BKOW Support Gema Perdamaian 2018
Next Deklarasi Bersama Jokowi Lagi 2019 Harmoni Dalam Kebinekaan dan Kebersamaan Indonesia

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *