KONI Badung Buka Kejuraan Panahan Tradisonal MPB


 

Badung, suryadewata.com
Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Badung Made Nariana membuka Kejuaraan Panahan Tradisional Monumen Perjuangan Bangsal (MPB) Badung yang ditandai dengan pemukulan kentongan.

“Ajang ini dapat memcari bakat-bakat unggul atlit panahan tradisional yang kini mulai digemari oleh masyarakat,” kata Nariana di Badung, Minggu (12/8).

Hal itu disampaikan ketika membuka acara dalam rangkaian rangka memperingati Pertemuan Perjuangan Gerakan Bawah Tanah Perang Kemerdekaan Republik Indonesia di Bali pada 16 Agustus 1945.

Serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus, HUT Ke-54 Menwa Ugrasena Bali pada tanggal 29 September serta Pameran bersama MPB, Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Bali, Gerakan Nasional Pembudayaan Pancasila (GNPP) Bali dan Korps Menwa Ugrasena

Ia mengatakan, pihaknya akan mendorong anak muda agar menekuni olahraga tersebut menyiapkan atlit yang siapa bersaing dalam tingkat provinsi, nasional dan internasional.

Olahraga tradisional panahan sejatiny telah dilakukan sejak dahulu, namun kini busur terbuat dari bahan kayu utuh.

Olahraga yang dilakukan panahan “outdoor” yang dilakukan dengan posisi duduk dan target menyesuaikan.

Dengan olahraga tersebut mampu menguatkan karakter anak bangsa dan menyehatkan fisik, sehingga badan sehat agar memiliki pemikiran yang sehat.

Selain itu, dapat meningkatkan percaya diri, kesabaran dan konsentrasi.

Upaya tersebut dapat mendukung daya saing bangsa dalam mempercepat mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.

Untuk itu, kegiatan lomba dapat berlangsung secara sportifitas dengan mengikuti aturan mainnya.

Sementara itu, Ketua Umum MPB dr. Bagus Ngurah Putu Arthana, Sp.A(K) menambahkan, olahraga tersebut mampu membangkitkan spirit dan semangat jiwa nasionalisme dan patriotisme.

Upaya itu mampu mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang terdiri dari beragam seni, budaya, agama, ras dan kaya akan sumber daya alam (SDA).

Ajang itu juga sebagai wadah generasi muda unjuk kemampuan terhadap bakat bidang olahraga panahan tradisional.

Maka dari itu, kesempatan itu agar dimanfaatkan dengan baik, sehingga dapat mengasah kemampuan diri dengan maksimal. (ART)

Previous Pameran MPB, Ketua DHD 45 Serahkan Dokumen Pengibaran Merah Putih Pertama Pulau Dewata
Next Kodim 1623 Karangasem Siap Sukseskan TMMD Ke 103

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *