Pameran MPB, Ketua DHD 45 Serahkan Dokumen Pengibaran Merah Putih Pertama Pulau Dewata


Badung suryadewata.com
Ketua Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Bali Prof. Wayan Windia menyerahkan dokumen pengibaran bendera merah putih pertama di Pulau Dewata ketika pembukaan peringatan Pertemuan Perjuangan Gerakan Bawah Tanah Perang Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Bali pada 16 Agustus 1945.

Dokumen itu ditulis oleh Made Wija Kusuma yang dikenal Pak Joko selaku Wakil Markas Besar Umum Sunda Kecil I Gusti Ngurah Rai I Gusti Ngurah Rai di Kawasan MPB.

“Pengibaran bendera ini merupakan puncak pertemuan rahasia heroik ke-7 dari 49 peristiwa penting di Bali dan Indonesia semasa Revolusi Fisik Tahun 1942-1949. Peristiwa bersejerah itu yang dalam buku ‘Bali Berjuang’ karya Nyoman S Pendit,” kata Windia di Badung, Minggu (12/8).

Kegiatan itu yang bertema “Semarak Merah Putih“ dirangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus, HUT Ke-54 Menwa Ugrasena Bali pada tanggal 29 September serta Pameran bersama MPB, DHD 45 Bali, Gerakan Nasional Pembudayaan Pancasila (GNPP) Bali dan Korps Menwa Ugrasena.

Pada kesempatan itu hadir Ketua Umum MPB dr. Bagus Ngurah Putu Arthana, Sp.A(K), Ketua GNPP Bali Dr I Made Gede Putra Wijaya dan Komandan Menwa Ugracena Bali Bagus Ngurah Rai MM.

Ia mengatakan, acara tersebut yang memgingatkan bangsa Indonesia agar selalu mengenang sejarah sebagai motivasi dalam mengisi kemerdekaan.

Dulu dalam merebut kemerdekaan memang tidak mudah, namun mengisi kemerdekaan juga perlu perjuangan dengan tantangan yang ketat.

Dihadapkan dengan persaingan global dan pengaruh teknologi yang begitu pesat.

Apabila tidak menyiapkan diri dengan baik, dikhawatirkan bangsa Indonesia terus tertinggal dengan bangsa lain.

“Saya harap anak muda mampu mengambil semangat dan spirit perjuangan para pejuang terdahulu (pahlawan) yang telah mengorbankan jiwa raga hingga tetesan darah,” ujarnya.

Dengan demikian, pihaknya mendukung penuh MPB menggelar Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).

Pelatihan yang tersebut telah mendidik sebanyak 5.000 orang dari siswa dan mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Umum MPB dr. Bagus Ngurah Putu Arthana, Sp.A(K) menambahkan, pameran itu dapat sarana pendidikan anak muda mengenai bela negara.

Disamping itu, memperkenalkan tempat perjuangan pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dengan acara tersebut dapat mengingatkan anak muda mengenang peristiwa-peristiwa penting yang terjadi di Bali maupun Indonesia.

“Bangsa yang besar jangan pernah melupakan sejarah,” tutupnya. (ART)

Previous Kodim Karangasem Sambut Hut Ke 73 RI Gelar Komsos Kreatif
Next KONI Badung Buka Kejuraan Panahan Tradisonal MPB

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *