Peringatan Peringatan Bawah Tanah, Wagub Terpilih Cok Ace Akan Beri Penghargaan Pejuang Veteran


Badung , suryadewata.com
Wakil Gubernur (Wagub) Bali Terpilih Periode 2018-2023 Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang dikenal Cok Ace akan memberikan penghargaan khusus kepada para pejuang veteran.

“Kami patut memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas perjuangan yang telah dilakukan bagi bangsa Indonesia dalam merebut kemerdekaan,” kata  Cok Ace di Badung, Kamis (16/8).

Hal itu disampaikan ketika peringatan Pertemuan Perjuangan Gerakan Bawah Tanah Perang Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Bali pada 16 Agustus 1945.

Sekaligus rangkaian membuka pameran dokumen Pengibaran bendera ini merupakan puncak pertemuan rahasia heroik ke-7 dari 49 peristiwa penting di Bali dan Indonesia semasa Revolusi Fisik Tahun 1942-1949. Peristiwa bersejerah itu yang dalam buku ‘Bali Berjuang’ karya Nyoman S Pendit.

Dokumen itu ditulis oleh Made Wija Kusuma yang dikenal Pak Joko selaku Wakil Markas Besar Umum Sunda Kecil I Gusti Ngurah Rai I Gusti Ngurah Rai di Kawasan MPB.

Kegiatan itu yang bertema “Semarak Merah Putih“ dirangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus, HUT Ke-54 Menwa Ugrasena Bali pada tanggal 29 September serta Pameran bersama MPB, DHD 45 Bali, Gerakan Nasional Pembudayaan Pancasila (GNPP) Bali dan Korps Menwa Ugrasena.

Pada kesempatan itu hadir Ketua Umum MPB dr. Bagus Ngurah Putu Arthana, Sp.A(K), Ketua GNPP Bali Dr I Made Gede Putra Wijaya dan Komandan Menwa Ugracena Bali Bagus Ngurah Rai MM.

Ia mengharapkan, semangat para pejuang veteran tetap menjadi inspirasi generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.

Meskipun musuhnya tidak mudah teridentifikasi, namun tetap bersiap menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Untuk itu, negara agar menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang cerdas sehingga tidak mudah terprovokasi.

“Apabila SDM cerdas saya yakin tidak akan mudah dibodoh-bodohi,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Badung Nyoman Suiasa mengajak agar menjaga empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Keempat pilar itu sebagai pondasi dalam pembangunan bangsa dalam mewujudkan generasi emas Indonesia 2045.

Untuk itu, dapat menjadi pedoman setiap warga negara yang dilaksanakan dengan profesi dan bidang masing-masing.

Ketua DHD 45 Bali Prof. Wayan Windia mengingatkan bangsa Indonesia agar selalu mengenang sejarah sebagai motivasi dalam mengisi kemerdekaan.

Dulu dalam merebut kemerdekaan memang tidak mudah, namun mengisi kemerdekaan juga perlu perjuangan dengan tantangan yang ketat.

Dihadapkan dengan persaingan global dan pengaruh teknologi yang begitu pesat.

Apabila tidak menyiapkan diri dengan baik, dikhawatirkan bangsa Indonesia terus tertinggal dengan bangsa lain.

“Saya harap anak muda mampu mengambil semangat dan spirit perjuangan para pejuang terdahulu (pahlawan) yang telah mengorbankan jiwa raga hingga tetesan darah,” ujarnya.

Dengan demikian, pihaknya mendukung penuh MPB menggelar Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).

Pelatihan tersebut telah mendidik sebanyak 5.000 orang dari siswa dan mahasiswa. ( ART)

Previous “CLEAN UP THE WORLD” Akan Dihelat Serentak di Seluruh Bali.
Next Tetap Menjalankan Tugas Meski Diguyur Hujan, Pastika Beri Pujian Untuk Peserta Upacara dan Paskibraka

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *