Bijaksana Bermedsos Dan Waspadai Hoax


Klungkung, suryadewata.com
Kepala Penerangan Korem 163/Wira Satya Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S.,  memberikan pembekalan terkait peningkatan dan penguatan fungsi penerangan kepada Babinsa Kodim 1610/Klungkung, Rabu (12/09) bertempat di Aula Makodim setempat.

Pembekalan yang diberikan kepada Para Babinsa tersebut terkait media sosial dan hoax.

Kapenrem menjelaskan media sosial atau yang sering disebut Medsos tersebut adalah sebuah media online dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi atau berbagi melaui blog, jejaring sosial, forum ataupun wiki.

Menurutnya, kemajuan teknologi informasi yang berbasis jaringan internet telah memberikan berbagai kemudahan buat umat manusia termasuk dengan hadirnya media sosial di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

Media sosial dalam pemanfaatannya, dapat memberikan manfaat yang positif dan sebaliknya dapat juga memberikan dampak negatif bila kita menyalahgunakannya. Untuk itu dalam pemanfaatannya hendaknya siapapun harus bijaksana.

“Kita harus dapat memanfaatkan Medsos secara baik dan bijaksana karena akan dapat membantu kehidupan dan dalam tugas keseharian kita”, ungkap Kapenrem.

Hindari penggunaan Medsos untuk publikasi yang berisi ujaran kebencian, memfitnah, membully, memprovokasi atau hal-hal lainnya yang negatif yang dapat mengganggu kenyamanan atau menjelekan orang serta pihak lain.

Di samping dapat menimbulkan permasalahan atau konflik tentunya sangat bertentangan dengan kaidah aturan yang ada dan bila dipermasalahkan oleh pihak yang merasa dirugikan dapat berkonsekuensi hukum.

Kapenrem juga menekankan terkait hoax atau berita yang sengaja disebarkan kepada orang lain tidak berdasarkan kepada fakta atau kenyataan.

“Hoax  tersebut terlihat sepintas seperti berita nyata kemudian dilebih-lebihkan untuk mempengaruhi pembaca bahkan terkadang antara judul berita dengan isinya tidak ada korelasi atau tidak nyambung”, papar Mayor Bagus.

Untuk itu Kapenrem mengajak semua Babinsa semakin bijak serta cerdas dalam mencermati suatu berita. Harus mampu memilih dan memilah mana berita yang benar dan mana yang bohong.

Kapenrem juga berpesan jangan mudah untuk membagi atau sharing informasi sebelum mencermati informasi itu untuk diketahui kebenaran dan sumber resminya.

“Jangan mudah jadi pahlawan netizen, hanya ingin dikenal dan keren tetapi ternyata kita membagi sesuatu yang tidak benar”, tegas Kapenrem.

Pada kesempatan tersebut Pasi Teritorial  Kodim 1610/Klungkung Kapten Inf I Nyoman Tunggu atas seiijin Dandim Letkol Kav Jacob Janes Patty mengatakan pembekalan yang disampaikan oleh Kapenrem sangat terkait dengan program bidang teritorial utamanya dalam peningkatan kemampuan aparat komando kewilayahan atau Apkowil.

“Salah satu pembekalan yang diberikan adalah tentang media sosial dan hoax”, ungkapnya.

Dia berharap dengan adanya pembekalan seperti ini akan sangat bermanfaat Babinsa dalam melaksanakan tugas-tugas di lapangan karena apapun yang dilakukan perlu diketahui oleh orang lain, salah satunya memanfaatkan media sosial dengan baik disamping untuk semakin mengasah Para Babinsa untuk melek teknologi dengan memanfaatkan telepon genggam yang mereka miliki.

Previous Delegasi Angkatan Darat Amerika Serikat Kunjungi Kodam IX/Udayana
Next Pengedar Narkoba Jawa Bali di Gulung Polres Badung

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *