Jelang Penugasan Diperbatasan RI-RDTL Pangdam Cek Kesiapan Yonif Mekanis 741/GN


SURYADEWATA.COM
Batalyon Infanteri Mekanis 741/Garuda Nusantara disiapkan untuk melaksanakan penugasan di daerah perbatasan RI-RDTL, pada bulan Oktober mendatang, dalam persiapan tersebut Yonif Mekanis 741/GN telah mengikuti latihan pra tugas selama 12 hari di wilayah Kecamatan Pekutatan Jembrana dan Kecamatan Seririt Kabupaten Buleleng mulai tanggal 3 sampai dengan 14 September 2018.

Kapendam IX/Udayana, Letkol Kav Jonny Harianto G, S.I.P saat mendampingi Pangdam IX/Udayana di Mayonif Mekanis 741/GN menyampaikan dengan berakhirnya pelaksanaan latihan pra tugas tersebut, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P, pada Selasa (18/9) meninjau kesiapan Yonif Mekanis 741/GN, untuk memastikan setiap personel yang tergabung dalam Satgas Pamtas RI-RDTL, telah memahami tugasnya sesuai dengan materi yang diberikan dalam latihan.

Latihan pra tugas ini penting dilakukan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada segenap personel yang  tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgaspamtas) RI-RDTL agar memiliki kesiapan untuk melaksanakan panggilan tugas mulia tersebut.

Adapun materi latihan yang diberikan disamping kemampuan olah keprajuritan berupa penempaan fisik juga diberikan materi yang disesuaikan dengan kondisi geografi, demografi dan kondisi sosial daerah penugasan  meliputi, materi hukum, teritorial, intelijen dan komlek. Untuk materi hukum terdiri dari HAM, pengetahuan tentang KUHP dan KUHAP, Keimigrasian, Standar Operasional Prosedur, pemeriksaan dan penanganan pelintas batas, penanganan illegal logging, illegal mining, human trafficking dan peredaran Narkoba.

Kemudian untuk materi teritorial terkait dengan pengetahuan adat istiadat, budaya dan bahasa daerah, pendidikan bela negara, penyiapan tenaga pendidik SD dan SMP, tenaga penyuluh pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan dan perikanan.

Pada kesempatan tersebut Pangdam mengadakan pengecekan secara langsung baik kesiapan personel maupun Alutsista yang akan dibawa dalam penugasan, semuanya digelar dan diadakan pengecekan satu persatu. Selanjutnya Pangdam memberikan pengarahan terkait dengan kebersihan senjata sebagai isteri pertama masih perlu ditingkatkan, semua peralatan dan perlengkapan yang menjadi indek perorangan dalam melaksanakan tugas sebagai prajurit harus mampu menguasai dan mempertanggung jawabkannya. Sebagai prajurit harus mampu dalam segala hal, profesional, loyal, saling mendukung dan saling melengkapi sehingga berhasil dalam pelaksanaan tugas, demikian tegas Pangdam.

Para pejabat yang mendampingi Pangdam dalam pengecekan antara lain ; Asops Kasdam IX/Udayana, Aslog Kasdam IX/Udayana dan  para Kabalak Kodam IX/Udayana yang terkait antara lain, Kakesdam IX/Udayana, Kapaldam IX/Udayana, Kahubdam IX/Udayana, Kabekangdam IX/Udayana, Kapendam/Udayana serta sejumlah pejabat lainnya.

Previous Pelaku Jambret Sambar Handphone Wisatawan Didor “Melakuan Aksi di Sembilan TKP”
Next Kapolres Bangli Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Agung 2018

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *