Kapolres Bangli Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Agung 2018


Bangli, suryadewata.com

Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, S.I.K.,M.H pimpin Apel Gelar Pasukan Dalam rangka Operasi Mantap Brata Agung 2018 di depan Monumen Kapten Anak Gung Mudita Bangli, Rabu 19/9/2018.

Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Agung 2018 tersebut dilakukan dalam rangka pengamanan Pemilu 2019 dengan mengambil tema”Melalui Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Agung 2018, Kita tingkatkan Sinergi Polri Dan Instansi Terkait Dalam rangka mewujudkan Kamdagri Yang Kondusif”.

Gelar Pasukan tersebut dihadiri oleh Dandim 1626 Bangli Letkol Andy Pranoto, MSc, Bupati Bangli yang diwakili oleh Plt. Kaban Kesbangpol Drs. I Nengah Sukarta, MSi, Kepala Rutan Klas IIB Bangli I Made Suwendra, BC.IP.S.Ip.,SH.MH, Perwakilan dari Kejaksaan Negeri Bangli dan PN Bangli, Komisioner Bawaslu Bangli I Made Muliarta, Komisioner KPU Kab. Bangli I Putu Pujawan, SE.l, para Pejabat Utama Polres Bangli, Kapolsek jajaran Polres Bangli dan Danramil dengan peserta Apel terdiri dari Perwira Staf, TNI, Polri, Sat Pol PP, Damkar, Dishub, Polsuspas, Linmas, PMI yang keseluruhan berjumlah kurang lebih 350 orang.

Gelarpasukan tersebut diawali dengan penyematan pita tanda Operasi dan yang dilanjutkan dengan pembacaan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia oleh Pimpinan Apel yang intinya menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan ini diselenggarakan di seluruh jajaran dengan tujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana dan prasarana sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan, dengan demikian Pemilu tahun 2019 akan dapat terselenggara dengan aman, damai dan sejuk.

Polri dibantu dengan unsur TNI dan stakeholders terkait lainnya akan menggelar operasi kepolisian terpusat
dengan sandi “Mantap Brata 2018”, yang dilaksanakan selama 397 hari, terhitung mulai tanggal 20 September 2018 sampai dengan 21 Oktober 2019, di seluruh wilayah Indonesia dengan melibatkan 272.886 personel Polri, Operasi ini diselenggarakan dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, yang didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kuratif, dan rehabilitasi melalui penggelaran
fungsi-fungsi kepolisian dalam bentuk Satuan Tugas Tingkat Pusat, Tingkat Daerah, dan Tingkat Polres.

Pemilu tahun 2019 memiliki kompleksitas kerawanan dan karakteristik yang khas, karena untuk pertama kalinya Pileg dan Pilpres akan dilaksanakan secara serentak dengan ambang batas parlemen/parliamentary threshold sebesar 4%. Kondisi ini akan menuntut pada adanya upaya maksimal dari masing-masing partai politik dalam berkompetisi secara ketat untuk meraih suara sebanyak-banyaknya. Tidak hanya untuk memenangkan Pileg dan Pilpres, namun juga agar bisa tetap bertahan/survive.

Dalam kacamata kamtibmas, peningkatan intensitas kegiatan politik ini tentunya dapat memunculkan potensi kerawanan di bidang keamanan, di antaranya yang cukup menjadi perhatian bagi Polri adalah pemanfaatan politik identitas, penyebaran isu-isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa, serta penyebaran hoax dan hate speech, yang berpotensi menimbulkan konflik sosial di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

Selain itu dalam amanat yang dibacakan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia menekankan bahwa Polri berkomitmen untuk terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 agar dapat berjalan dengan aman, damai dan sejuk.

Saat dikonfirmasi Kapolres Bangli AKBP Agus Tri Waluyo, S.I.K.,M.H mengatakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2018 ini dilakukan untuk memastikan personel maupun sarana dan prasarana yang digunakan dalam pengamanan Pemilu 2018 siap untuk di gunakan.

“Dengan kesiapan personel dan sarana prasarana diharapkan Pemilu 2019 dapat berjalan aman, damai dan sejuk”,Ungkap Kapolres Bangli

Previous Jelang Penugasan Diperbatasan RI-RDTL Pangdam Cek Kesiapan Yonif Mekanis 741/GN
Next Bersahabat Dengan Anak, Perkenalkan Tugas kepolisian dan Tertib Berlalu Lintas

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *