Antisipasi Bencana Jelang IMF, BPBD Bali Siap “Sekala” dan “Niskala”


Denpasar , suryadewata.com
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali mengintensifkan koordinasi menjelang perhelatan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank bulan Oktober mendatang.

Persiapan itu memastikan kesiapan dan kesigapan dalam mengambil tindakan ketika ada bencana, mengingat Gunung Agung masih berstatus Siaga (Level III).

“Kami tidak hanya menyiapkan secara ‘sekala’ baik sumber daya manusia (SDM) dan alat dukung, bersama pemerintah Bali juga melakukan puja (niskala) ke tempat-tempat suci,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Provinsi Bali Dewa Putu Mantera di Denpasar, Jumat (21/9).

Ia mengatakan, pihaknya terus memantau dan siaga selama 24 jam melalui UPT Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bali.

“Upaya itu memastikan rasa aman dan nyaman para delegasi dan peserta IMF-WB 2018 untuk mengikuti acara maupun mengunjungi obyek-obyek wisata,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya masuk sebagai Satuan Tugas (Satgas) Kesehatan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Bali dan Satgas Evakuasi bersama TNI, Polri, Basarnas.

Kesiapannya juga sempat dikunjungi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang sempat mengagumi kecanggihan teknologi dan sistem terintegrasi yang dimiliki UPT Pusdalops PB BPBD Bali.

Menurutnya, Bali memiliki kecanggihan teknologi yang paling canggih, namun masih jarang diekspos keluar.

Di Pusdalops PB BPBD Bali sudah terintegrasi dengan pihak rumah sakit, posko gabungan, dan pihak-pihak terkait.

Termasuk juga terintegrasi untuk penyiapan helikopter, kapal laut, dan ambulans jika terjadi kondisi kegawatdaruratan. (ART)

Previous Konjen India Kunjungi Gubernur Koster, Bahas Pariwisata dan Pendidikan
Next 3.987 Personel Polda Bali Ikuti Latpraops Puri Agung VI Amankan IMF World Bank

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *