Pande Purwata : Membangun Prestasi Olah Raga Kabupaten Gianyar.


Gianyar, suryadewata.com
Prestasi olah raga hendaknya dibangun bersama-sama. Harkat dan martabat dan wibawa Kabupaten Gianyar tidak saja ditentukan oleh kesenian saja maupun PAD yang tinggi, tetapi juga ketika olah raga menjadi prestasi itu suatu kebanggaan Kabupaten.

Pande Purwata selaku ketua harian KONI Gianyar mengatakan    ” dengan habisnya masa waktu kepemimpinan KONI Gianyar karena keinginan dari teman-teman berharap saya siap menjadi pimpinan KONI Gianyar ”  ucapnya
Sebelumnya Pande Purwata selama dua oeroiode berturut-turut menjadi ketua harian KONI Gianyar untuk urusan olah raga telah banyak berpengalaman. Itupun karena fokus di KONI disamping pengabdian itu suatu kebanggaan ketika mampu bersaing diantara beberaoa cabang olah raga dengan Kabupaten lain dan bisa mengangkat prestasi olah raga Kabupaten Gianyar.

Selama ini di Kabupaten Gianyar terkenal seni budayanya kalau diseimbangkan dengan prestasi olah raga akan lebih lebih bagus lagi bisa mengangkat nama Kabupaten Gianyar.

Terkait persiapan Porprov 2019 nanti yang berlangsung di Tabanan Pande Purwata menjelaskan waktu porprov di Gianyar memperoleh prestasi yang luar biasa dengan 53 emas Gianyar peringkat ke 3. Untuk Porprov di Tabanan dalam waktu 2 tahun daerah Kabupaten lain tentu juga memacu adrenalin para atletnya mempersiapkan diri untuk bisa bersaing memperoleh juara. Begitu pula KONI Gianyar mempersiapkan diri untuk itu karena prestasi yang sudah diraih harus dipertahankan dan ditingkatkan.

Persaingan akan semakin ketat karena semua Kabupaten tentunya ingin mengejar prestasi terbaik dibidang keolahragaan.
Harus diakui fakta keolahragaan di Bali Kabupaten Badung dan Kodya Denpasar selalu menjadi nominasi dari dulu tidak oernah tergeser keposisi 3 atau 4.

Akan tetapi dari sisi itu dibidang olah raga penuh dengan peluang-peluang yang mungkin bisa diraih di Cabang olah raga ( Cabor ) tertentu lainya karena tidak terkuasai disemua cabor.

Untuk Porprov di Tabanan KONI Gianyar menargetkan minimal bisa  memperoleh peringkat 3 besar dan diupayakan keperingkat lebih tinggi.

Berdasarkan keputusan rapat KONI diseluruh Kabuoaten sudah pasti mengacu kepada nomor-nomor yang dipertandingkan di PON dan tidak sebanyak nomor-nomor yang dipertandingkan di Gianyar. Dengan nomor-nomor yang sudah terseleksi pasti akan berkurang atlet-atlet yang bisa dikirim ke Porprov karena mungkin cabor peraih medali tiba-tiba tidak dipertandingkan dan itu sudah kesepakatan bersana.

Dari peluang-peluang itu nomornya akan semakin sedikit di Porprov Tabanan yang juga bisa membuat Kabuoaten lain kelabakan dengan nomor-nomor yang tidak dipertandingkan karena bisa jadi dinomor yang bisa mendulang emas tidak dipertandingkan.
Kompetisi di Porprov Tabanan luar biasa karena acuanya adalah PON tahun 2020 ……jelas Pande Purwata.

Previous Agus Mahayastra Hari Pertama Jalankan Tugas Undang Awak Media
Next Kapolres Badung Tekankan Jaga Netralitas Dalam Pileg dan Pilpres 2019

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *