Kapolda Bali Hadiri Apel Gelar Pasukan Komando Gabungan Pengamanan VVIP IMF-World Bank 2018


Denpasar, suryadewata.com
Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose didampingi Karo Ops Polda Bali Kombes Pol. Drs. I Nyoman Sumanajaya, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Hadi Purnomo, S.H., M.H. dan Wadir Lantas Polda Bali AKBP Djoni Widodo, S.I.K. menghadiri Apel Gelar Pasukan Komando Gabungan Pengamanan VVIP IMF-World Bank 2018 di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (7/10/2018). Apel ini dipimpin Kasum TNI Laksamana Madya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A.

Hadir juga Gubernur Bali Dr. Ir. I Wayan Koster, M.M., Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia, S.Sos., Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, S.E., Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono, M.A., Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P. dan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri.

Dalam amanatnya, Laksamana Madya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A. mengatakan, penyelenggaraan IMF-World Bank Annual Meeting tahun 2018 menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu melaksanakan event besar yang tentunya akan membawa nama negara Indonesia menjadi lebih dipercaya oleh dunia internasional. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memberikan manfaat bagi Indonesia dalam bidang kesejahtaraan baik dalam jangka pendek, menengah maupun panjang.

“Untuk itu, tugas TNI dan Polri dalam pengamanan kegiatan penyelenggaraan Annual Meeting IMF-World Bank 2018, harus aman, nyaman, lancar dan sukses. Saya ulangi, harus aman, nyaman, lancar dan sukses,” ucap Laksamana Madya TNI Dr. Didit Herdiawan Ashaf, M.P.A., M.B.A.

Disampaikannya, dalam mewujudkan kondisi yang diharapkan perlu adanya koordinasi dan keterpaduan antar pemerintah, pemerintah daerah, TNI, Polri, panitia pusat serta pelaksana kegiatan. Terkhusus didalam penyelenggaraan kegiatan operasional dan faktor keamanan didalam pelaksanaan kegiatan, perlu adanya kesiapsiagaan dan ketanggapsegeraan, tumbuhkan rasa aman, nyaman, terkendali, tertib, lancar tanpa meninggalkan adat dan istiadat daerah ini.

“Sinergitas TNI dan Polri sangat diperlukan. Oleh karena itu, selain memberikan rasa aman kepada para peserta hal ini juga dapat meningkatkan para prajurit TNI dan Polri untuk lebih waspada didalam pelaksanaan deteksi dini, cegah dini terhadap setiap potensi dan gangguan dimana kegiatan Annual Meeting IMF-World Bank 2018 dapat berjalan aman, lancar dan sukses,” ungkap Kasum TNI.

Previous Gubernur Koster Hadiri Apel Pasukan Gabungan Pengamanan IMF-WB
Next Pemberlakuan Lalin Ganjil Genap Dinilai Kurang Signifikan Urai Kemacatan

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *