Petani Manggis di Daerah Tabanan dan Buleleng telah Melengkapi salah satu Persyaratan Ekspor


SURYADEWATA.COM
Dalam rangka memenuhi permintaan pasar ekspor buah manggis pada panen tahun ini seperti ke Cina, Timur Tengah, Qatar dan negara tujuan ekspor lainnya petani telah melengkapi diri dengan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi petani penghasil adalah SURAT REGISTRASI KEBUN, dimana surat dimaksud memuat tentang standar budidaya yang dipersyaratkan dari negara tujuan ekspor,

Dimana produksinya agar memenuhi standar mutu ekspor baik dari segi penampilan buah , rasa enak dan manis termasuk dari segi kesehatannya.

Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan secara teknis selain meningkatan produkstivitas juga membina para petani manggis untuk menjaga dan mempertahankan mutu produk manggis.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali ( Ir. Ida Bagus Wisnu Ardana) bahwa produksi manggis Bali berkisar 35 ribu kwintal setiap musim, produksi tersebut belum bisa memenuhi permintaan pasar eksport dikarenakan buah manggis juga merupakan idola maupun memenuhi kebutuhan masyarakat Bali sebagai bahan upakara maupun hotel/swalayan.

Minggu lalu telah diserahkan surat keterangan Registrasi Kebun oleh salah anggota Tim Penilai Registrasi Kebun ( Ir. I Putu Karyana, MMA) yang mewakili Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali sebanyak 269 orang petani dengan cakupan luas lahan sekitar 292,66 Ha yang meliputi 10 kelompok yang terdiri dari 7 Kelompok petani di Tabanan dan 3 kelompok petani di Buleleng.

Ditulis oleh : Ir. I Putu Karyana, M.MA (Penyuluh Pertanian Madya)

Previous Pusdal SOKSI Bali akan Menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin
Next Dua Ratus Delegasi Kunjungi Pembuatan Kerajinan Tangan Perak Terkesima Menikamti Indahnya Bali

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *