HUT KONI yang ke 80 Olah Raga Bisa Datangkan Devisa


Denpasar, suryadewata.com
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bali merayakan Hari Ulang Tahunya yang ke 80 hari Senin 15/19/2018 dihalaman Gelora Olah Raga (GOR) Ngurah Rai, jalan Melati, Denpasar.

HUT KONI Bali kali ini dirayakan dengan sederhana diawali dengan uacara peringatan HUT KONI dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada pelaku olah raga , pembina dan pelatih yang berprestasi diakhiri dengan acara hiburan dimeriahkan oleh Ikatan Olahraga Dance Indonesia (IODI) Denpasar yang diketuai oleh Ibu Made Supadmi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Pemprov Bali KN Boy Jayawibawa mewakili Gubeenur Bali mengatakan KONI diusianya yang ke 80 sudah matang dibuktikan dengan prestasi dan yang lebih penting dalam momentum HUT KONI ini Pemprov Bali berharap adanya kerjasama, komitmen baik Pemprov Bali, KONI Kabupaten Kota serta seluruh insan olahraga dalam mencapai prestasi.

Mengenai infrasteuktur olahraga sekarang ini dengan pola pembangunan semesta berencana ,Provinsi dengan Kabupaten Kota bersinergi bukan hanya dari Pemprov Bali saja melainkan juga Kabuoaten Kota berintegrasi.

Dalam hal perencanaan pembangunan fasilitas olahraga tentu harus ada blue printnya terlebih lagi adanya Peraruran Daerah (Perda) no.5 tahun 2018 tentang keolahragaan itu menjadi komitmen dan akan dilaksanakan konsisten…jelasnya

Sementara I Ketut Suwandi selaku Ketua Umum KONI Bali mengatakan perkembangan olahraga belum maksimal karena infrastruktur belum menunjang. Sumber daya manusia sudah luar biasa terbukti pada event – event tidak hanya diregional tetapi juga nasional Bali selalu memberikan yang terbaik untuk bali artinya Bali mempunyai potensi yang luar biasa hanya sekarang bagaimana pemerintah sebagai pembina mengambil inisiatif menjadi lebih baik lagi.

Nama Bali sudah tersohor sebagai destinasi pariwisata di dunia kalau ditambah bisa menjual olahraga sebagai penghasil devisa itu luar biasa. Kita belajar dari Singapura tidak memiliki sumber daya olah raga tetapi bisa membuat event -event yang mendatangkan devisa.

Sekarang kemauan pemerintah untuk menggali potensi – potensi olahraga bisa mendatangkan devisa. Kalau pemerintah sudah menyiapkan infrastruktur olah raga banyak orang berduyun-duyun ke Indonesia juga 34 propinsi yang ada si Indoneaia bisa menyediakan Venues Venues yang memadai banyak orang datang ke Indonesia ……jelas Suwandi

Previous Gubernur Bali Lantik Pengurus PKK Provinsi Bali Diminta Bantu Wujudkan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali
Next Buser Polsek Kuta Utara bekuk Pencuri Emas, Pelaku Sudah Dianggap Keluarga

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *