Tingkatkan Prestasi, Unud Raih Badan Layanan Publik Cukup Informatif


Jakarta, suryadewata.com
Universitas Udayana (Unud) meraih prestasi masuk dalam kategori Badan Layanan Publik Cukup Informatif bersama 18 PTN lainnya dan terdapat 15 PTN yang Kurang Informatif serta 93 PTN yang Tidak Informatif, untuk kategori PTN Informatif diraih oleh IPB dan terdapat 7 PTN yang Menuju Informatif.

“Kami akan terus meningkatkan inivasi dan kreasi dalam memberikan keterbukaan informasi,” kata Kepala Biro Akademik Kerjasama Hubungan Masyarakat (BAKHM) Drs. IGN Indra Kecapa, M.Ed di Denpasar, Senin (4/11).

Hal itu disampaikan usai menerima penghargaan Badan Layanan Publik Cukup Informatif dari Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat Gede Narayana.

Kategori Cukup Informatif juga diraih oleh ISI Denpasar dan Pemerintah Provinsi Bali yang diwakili Wakil Gubernur (Wagub) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace).

Dalam peningkatan prestasi, dibutuhkan kerjasama, peningkatan sosialisasi akan pentingnya keterbukaan informasi dan sinergitas antar unit terkait untuk tetap menjaga komitmen, mengembangkan kolaborasi, memperlancar koordinasi dan mengembangkan inovasi.

“Terlebih lagi ke depan agar tetap dan terus lebih ditingkatkan adanya dukungan pimpinan, fasilitas, sdm dan dana utk meraih peringkat yg lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KI Pusat Gede Narayana menambahkan, kegiatan itu sebagai kewajiban Pemerintah Provinsi yang tertuang dalam Pasal 60 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sehingga kami mohon hal ini menjadi perhatian dan Bapak Wakil Presiden,” katanya melaporkan.

Dalam kesempatan itu, disampaikan pula tentang monev terhadap 460 Badan Publik namun yang mengembalikan kuesioner SAQ (Self Assesment Questionnaire) sebanyak 289 BP.

Namun ia menjelaskan bahwa pengembalian kuesioner 289 BP atau 62,83 persen itu meningkat jika dibandingkan dengan pelaksanaan monev tahun sebelumnya. Untuk kategori BP Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dari 134 yang kembalikan kuesioner 94 (70,15%), BP BUMN (Badan Usaha Milik Negara) 111 kembalikan kuesioner 56 (50,45%), LSN (Lembaga Non Struktural) 86 kembalikan kuesioner 29 (33,72%), LN-LPNK (Lembaga Negara dan Lembaga Pemerintah Non Kementerian) 45 kembali 39 (86,67%), Pemerintah Provinsi (Pemprov) 34 kembali 25 (73,53%),

Kementerian 34 kembali 31 (91,18%), dan Parpol (Partai Politik) 16 kembali 15 (93,75%).
Untuk kategori PTN hanya 1 yang masuk kualifikasi Informatif, 7 kualifikasi Menuju Informatif, 18 Cukup Informatif, 15 Kurang Informatif, dan 93 Tidak Informatif. BUMN 2 Informatif, 2 Menuju Informatif, 3 Cukup Informatif, 9 Kurang Informatif, dan 95 Tidak Informatif.

LNS 3 Informatif, 2 Menuju Informatif, 3 Cukup Informatif, 4 Kurang Informatif, dan 74 Tidak Informatif. LN-LPNK 3 Informatif, 10 Menuju Informatif, 6 Cukup Informatif, 7 Kurang Informatif, 19 Tidak Informatif. Pemprov 4 Informatif, 5 Menuju Informatif, 6 Cukup Informatif, 6 Kurang Informatif, 13 Tidak Informatif. Kementerian 2 Informatif, 10 Menuju Informatif, 8 Cukup Informatif, 6 Kurang Informatif, 8 Tidak Informatif. Parpol hanya 9 Cukup Informatif dan 6 Kurang Informatif serta 1 Tidak Informatif.
Adapun BP yang berhasil masuk kualifikasi Informatif adalah Institut Pertanian Bogor (PTN), PT Pelabuhan Indonesia III dan PT Kereta Api Indonesia (BUMN), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Badan Pengusahaan Batam, dan Badan Pengawal Pemilu (LNS). Juga Badan Tenaga Nuklir Nasional, Bank Indonesia, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LN-LPNK), Pemprov Jateng, DKI Jakarta, Kalimantan Barat, Jawa Barat (Pemprov), dan Kementerian Keuangan dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian). (ART/*)

Previous TMMD Ke 103 Kodim Karangasem Berkah Buat Warga Dusun Guminten
Next KORPRI Jajaran Kodam IX/Udayana, Bersih-Bersih Lingkungan Di Kepaon

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *