Gubernur Bali Tegas Instruksikan Tutup Semua Toko “Shopping” Mafia Tionngkok


Denpasar, suryadewata.com

Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan untuk menutup semua toko “shopping” berjaringan milik mafia Tiongkok yang tidak mematuhi aturan.

“Saya akan minta agar memulai menutup semua toko ‘shopping’ yang tidak berijin maupun menjalankan usaha tidak sehat,” kata Koster di Denpasar, Kamis (8/11).

Hal itu disampaikan usai melaksanakan rapat bersama stackholder pariwisata Bali di Kantor Gubernur Bali.

Ia mengatakan, pihaknya telah meminta Satpol PP Badung yang didampingi Satpol PP Provinsi Bali agar menutup semua toko “shopping” bodong tersebut.

Untuk itu, pihaknya akan menutup 16 toko “shopping” yang sudah melanggar.

Apabila ditemukan yang lain tidak sesuai aturan, pihaknya juga akan menutupnya.

Instruksi ini agar segera dilaksanakan, sembari menunggu keputusan tertulis secara formal.

“Praktek ini kita hentikan, karena bisa merusak citra pariwisata Bali maupun Indonesia,” ungkapnya.

Hal yang mengakibatkan citra buruk itu, pastinya akan ditindak tegas.

Dengan penegakan aturan itu diharapkan mampu mendatangkan kualitas pariwisata Tiongkok yang lebih baik.

Meskipun ada penurunan kedatangan wisatawan Tiongkok selama penertiban ini, kondisi itu tidak akan mempengaruhi pariwisata Bali secara umum.

Komitmen itu agar terus mendapatkan pengalawan secara ketat untuk memastikan pembenahan pariwisata Bali.

Sementara itu, Sekretaris Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies atau Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Bali  Putu Winastra mendukung penuh sikap tegas Gubernur Bali menutup toko bodong tersebut, termasuk travel yang melanggar aturan.

Penutupan itu agar segera dimulai untuk memberikan efek jera kepada mafia toko “shopping” Tiongkok.

“Berapapun yang dinyatakan tidak layak, harus ditutup sebagai ‘shock therapy’,” ungkapnya.

Dalam instruksi Gubenur Bali juga menegaskan penutupan (segel), tindakan itu tidak diundur lagi.

“Besok toko itu agar disegel sebagai ‘shock therapy’,” tutupnya. (ART)

Previous Buka Bali ITC ke 2, Wagub Cok Ace Harap Hasilkan Solusi Bagi Pengembangan Pariwisata Bali di Era Milineal
Next Sambangi Polres Bangli, Anggota Pramuka Tuna Rungu Akan Keliling Indonesia

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *