Gubernur Koster Wujudkan Mimpi Masyarakat Bali Resmikan Pembangunan Shortcut Singaraja-Mengwitani


Buleleng, suryadewata.com

Mewujudkan mimpi masyarakat Bali, Ground breaking pembangunan Shortcut Singaraja-Mengwitani telah dimulai ditandai dengan penekanan tombol oleh Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster, MM. di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng hari Rabu 14/11/2018

Gubernur Koster pada kesempatan ini menjelaskan Pembangunan sektor infrastruktur di Bali, menjadi faktor penting karena pulau ini menjadi destinasi  internasional sejak puluhan tahun silam.

Pembangunan infrastruktur ini sebenarnya terlambat ketika dilakukan sekarang, mengingat selain menjadi daerah tujuan wisata, Bali juga hampir tak pernah henti menjadi tuan rumah berbagai event internasional

Pembangunan infrastruktur kali ini telah dilakukan pada tahap ground breaking Jalan Baru Batas Kota Singaraja – Mengwitani, tepatnya di titik 5-6, km 57 dari Denpasar. Di mana jalan yang lama terdapat 15 tikungan, lalu dipangkas menjadi 5 tikungan. Jalan baru di titik 5 dan 6 ini dari Pegayaman hingga Singaraja dikerjakan sepanjang 1.950 meter.

“Dengan adanya proyek shortcut ini, warga tidak akan mengeluh mabuk lagi, karena jalan berkelok-kelok. Dan sesungguhnya, ini dilakukan untuk mewujudkan mimpi rakyat yang telah lama ingin direalisasikan. Sudah lama rakyat menunggu-nunggu hal ini, dan saya bersyukur akhirnya bisa melaksanakannya. Ini hari bersejarah   yang sudah lama dinantikan,” kata Gubernur Koster yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali tersebut.

Gubernur Koster menggarisbawahi bahwa selama masa pemerintahannya lima tahun ke depan, maka salah satu program yang difokuskan adalah pembangunan infrastruktur baik darat, laut dan udara secara terintegrasi serta terkoneksi.

Khusus untuk shortcut
Jalan Baru Batas Kota Singaraja – Mengwitani, ditargetkan selesai pada tahun 2021. Kemudian berlanjut pada proyek shortcut tol Denpasar-Gilimanuk, sesuai kebutuhan dan keinginan masyarakat Jembrana.

“Kalau untuk bandara di Bali Utara, tahun 2019 akan memulai tahapan pembangunannya. Dalam tempo 3 tahun ditargetkan bandara akan terwujud. Ke depannya juga Pelabuhan Celukan Bawang dikembangkan, serta proyek kereta api. Jadi kita memang sungguh-sungguh dengan sektor infrastruktur ini,” ucapnya.

Gubernur Koster mengharapkan, dengan adanya proyek Jalan Baru Batas Kota Singaraja – Mengwitani ini akan menipiskan kesenjangan pembangunan daerah utara dan selatan Bali. Sekaligus untuk menghidupkan faktor pemberdayaan dan perekonomian masyarakat setempat.

Sementara itu Kementrian PUPR Republik Indonesia Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional  VIII , I Ketut Darma Wahana mewakili Kementrian PUPR Direktorat Jendral Bina Marga menjelaskan dengan gembira bisa menyelesaikan ground backing ruas jalan Mengwitani dititik 5 dan 6.

Dari Mengwitani ke Singaraja ada 10 titik yang akan diselesaikan dan hari ini pertama titik 5 dan 6 dan akan menyusul titik 1,2,3,4,7,8,9,10, ini merupakan kerjasama antara pusat dan daerah Kabupaten maupun Provinsi

Untuk titik 5 dan 6 diinformasikan kecepatanya yang ada sekarang itu 20 Km/jam dengan terbangunya jalan baru ini menjadi 40 km/jam jadi dari segi waktu butuh 7 menit kemarin sekarang menjadi 3 menit jadi dengan adanya kecepatan bertambah waktu tempuh berkurang dan satu lagi kemiringan yang eksistim 8 samapai 12%  sekarang menjadi 6% dari sisi itu sudah jelas kecepatan bertambah, waktu tempuh berkurang otomatis hubungan Bali utara dan selatan akan menjadi lebih cepat.

” Itu yang menjadi tujuanya apalagi nanti seluruhnya selesai waktu tempuh dari Denpasar ke Singaraja yang sebelumnya 2, 36 jam menjadi 1,30 jam.
Ini mengawali dimulainya project short Cut 5 dan 6 oleh Gubernur Bali ” jelas Darma Wahana

Pada acara tersebut turut hadir pejabat terkait, diantaranya Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Ketua DPRD Provinsi Bali I Nyoman Adi Wiryatama, S. Sos, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali I Nengah Tamba, Kadis PU-PR Provinsi Bali Nyoman Astawa Riadi, Kepala Balai Besar Wilayah VIII Surabaya-Bali Ketut Darmawahana dan Anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah Nusirwan Sujono.

Previous Dandim 1626 Bangli Berikan Pembekalan Sinergisitas TNI Polri.
Next Sidang GBC Malindo Ke 41 Di Gelar di Kuta, Wakasad Tiba Di Bali

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *