FPPI-PKK Bali Akan Sinergi Berdayakan Perempuan


Denpasar, suryadewata.com

Ketua DPD Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Bali Eka Susilawati menyiapkan sejumlah program dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) perempuan dalam mengisi pembangunan daerah.

“Kami terus membuat terobosan program kreatif dan inovatif dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan Bali,” kata Eka di Denpasar, Kamis (22/11).

Hal itu disampaikan ketika audensi FPPI Bali kepada Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster.

Pada kesempatan itu juga melaporkan kegiatan Rakornas diikuti oleh Pengurus FPPI Seluruh Nusantara berlangsung selama empat hari, di Hotel Singgasana Surabaya, 15 – 18 Oktober 2018.

Ia meminta agar FPPI Bali memiliki kantor dalam memudahkan melakukan kegiatan mengingat banyak program yang sudah dilakukan.

“Disamping wadah berkegiatan, agar ada kantor untuk menerima tamu kunjungan luar kota,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya juga mengusulkan Program Green Point Contes agar diadakan setiap tahun agar ada motivasi warga untuk bercocok tanam dan rumah asri maupun sejuk. Kegiatan itu merebutkan hadiah piala Gubernur Bali.

Begitu juga, Program Sanitasi Sehat bertujuan agar tersedianya fasilitas umum seperti toilet, banjar , terminal. Bagi daerah yang bagus diberikan penghargaan untuk tempat umum yang bersih.

Program Literasi bekerjasama dengan Balai Bahasa agar manyediakan bacaan buku-buku di setiap banjar agar masyarakat gemar membaca. Pemberdayaan desa menjadi mandiri terutama pada kaum perempuan agar berdaya dengan memberikan pelatihan-pelatihan.

Serta kesehatan untuk masyarakat Dr Jenny sebagai Ahli Stemsell menghidupkan sel induk agar seseorang terhindar dari sakit dan menjadi muda kembali.

Sementara itu, Ketua TP PKK Bali Ny. Putri Suastini Koster mengharapkan, adanya sinergi organisasi PKK dan FPPI dalam memperkuat pemberdayaan perempuan.

Upaya itu dalam menata langkah kaum perempuan agar menjadi pendukung pembangunan Bali yang lebih baik.

“Sinergi ini akan mampu memupuk kebersamaan dan dan peran perempuan dalam mendukung pembangunan Bali,” ujarnya.

Pemahaman itu dapat menjadi momentum dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dalam menghadapi persaingan global. (ART)

Previous Tim Klinik Hukum YYDIAZ Surati PT.Magnum IndonesiaTerkait Hak Upah Pekerja Annual Meeting IMF-World Bank
Next Wagub Bali Dukung Upaya Suksma Bali Lestarikan Pawongan Palemahan dan Parahyangan

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *