DPRD Parta; Jangan Pilih SKPD Malas


Denpasar, suryadewata.com
Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali I Nyoman Parta meminta Gubernur Bali Wayan Koster Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang cerdas dan cekatan.

“Jangan pakai eselon dan SKPD yang malas agar bisa bekerja untuk mendukung pembangunan Bali,” kata Parta usai menerima Persatuan Bidan Desa (Porbides) di Gedung DPRD Bali, Selasa (27/11).

Ia mendukung Gubernur Wayan Koster segera melakukan mutasi untuk mengisi jabatan eselon dua atau dan pastinya tidak memakai calon yang malas.

”Mutasi 12 SKPD jangan menunggu 6 bulan, makin cepat makin baik, kami usul agar dilakukan rekrutmen secara terbuka,” jelasnya.

Menurutnya ada 200 eselon 3 yang bisa mengikuti seleksi untuk menjadi eselon dua.

“Carilah 12 orang terbaik serta paham dengan Visi dan Misi Gubernur Bali, I Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali, Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati yakni Nangun Sat Kertih Loka Bali, dari 200 eselon 3 itu , pasti dapat cari yang cerdas dan cekatan kalau malas jangan dipakai, ” ujarnya.

Disisi lain, politisi PDIP yang menjadi Caleg DPR RI Nomor urut 7 lara guru SMA dan SMK serta berkonflik antar sesama guru sebaiknya di ganti saja.

“Sebanyak 127 Kasek SMA dan SMK, banyak sudah pensiun, ada yang lebih dari 2 periode, ada yang tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi ada yang berkonflik antar sesama guru, menyusahkan serta menghambat sebaiknya dimutasi dan di ganti saja.

Disisi lain, pada kesempatan yang sama Persatuan Bidan Desa yang merupakan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Pusat. mendatangi Komisi 4 DPRD Bali.

Dari 428 PTT sebanyak 342 . diumumkan menjadi PNS, tapi masih sebanyak 81 yang tersisa karena alasan umur diatas 35 tahun yang memprihatinkan yang tidak lolos justru mereka yang memimpin perjuangan, Ni Wayan Nurlaeni . (ART/PUS)

Previous Kodim Bangli Kerahkan Supporter Ramaikan Kejurnas Yongmoodo Kasad Cup 8
Next Pratu Wayan Supriana Jawara Kodam IX/Udayana

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *