Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Bermotor Berakhir Tanggal 14 Desember 2018


Denpasar, suryadewata.com 

Kebijakan Pemutihan Pajak Kendaraan bermotor di Provinsi Bali tinggal tersisa 8 hari lagi, yaitu
sejak dimulai dari tangga 13 Agustus sampai tanggal  14 Desember 2018, hasil pelaksanaan dari kebijakan ini telah melampaui target yang dicanangkan

Kepala Bapenda Provinsi Bali, I Made Santha menjelaskan data kendaraan yang ditargetkan untuk dapat memanfaatkan Pemutihan ini sebanyak 201.057 wajib pajak.

Dari jumlah tersebut nilai Rupiah dari potensi PKB-nya sebesar Rp. 96.348.751.132 (Sembilan puluh enam miliar tiga ratus empat puluh delapan juta tujuh ratus lima puluh satu ribu seratus tiga puluh dua).

“Sampai tanggal 4 Desember 2018 perolehan kita telah mencapai 260.949 unit kendaraan, dengan nilai (PKB) sebesar Rp. 129.508.835.650.
Ini artinya perolehan kita mencapai 129,79% dari jumlah unit kendaraan dan 134,42% dari nilai rupiahnya (PKB),” ungkapnya, dalam siaran pers Kamis 6 Desember 2018 di Kantor Bapenda Provinsi Bali.

” Untuk itu, sisa waktu 8 har lagi, ia menghimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan waktu yang tersisa untuk menyelesaikan administrasi PKB ” himbau I Made Santha

Kasubdit Regiden Polda Bali, Ricko Taruna menjelaskan status pembayaran pajak merupakan keabsahan tanda kepemilikan kendaraan bermotor (STNK).

Sampai saat ini memang belum ada aturan hukum yang mengatur penilangan bagi kendaraan bermotor yang menunggak pembayaaran pajak
“Bukan mengenai tilang menilang terkait keterlambatan pajak, tapi pengesahan kolom STNK,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Cabang Jasa Raharja Bali, Huntal Parulian Simanjuntak mengatakan tahun 2019 mendatang potensi pajak kendaraan yang mencapai 92 persen dari jumlah 3.1 juta menjadi target selanjutnya.

Ia berharap masyarakat Bali dapat mendukung hal ini dengan menjadi wajib pajak yang baik dengan membayar pajak tepat waktu.
“Tahun depan pajak kendaraan ini lebih diberi prioritas. Kami harap masyarakat turut mendukung gerakan ini dengan memenuhi kewajiban sebagai wajib pajak,” ucapnya.

Hadir dalam jumpa pers tersebut Kasubdit Regident Polda Bali, Ricko Taruna, Kepala Kantor Cabang Bali Jasa Raharja, Huntal Parulian Simanjuntak, dan Karo Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Bali, Dewa Mahendra.

Previous Bali Democracy Forum Ke 11 Tahun 2018 Hari Pertama Berlangsung Aman
Next PLN Satu-satunya BUMN Peraih Penghargaan Kemendikbud untuk Program Vokasi Siswa SMK

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *