Sasar Pemilih Millenial, Iman Mainkan Teknik Kampanye Digital


SURYADEWATA.COM

Politik di Bali mulai memanas, diajang kontestasi Pemilihan Legeslatif (Pileg) 2019 kebanyakan Calon Legeslatif (Caleg) mulai memasang strategi untuk memperoleh simpati masyarakat untuk bisa memberi suara atau memilih.

Seperti yang dilakukan I Putu Indra Mandhala Putra, SH., M.Kn., yang juga sebagai Caleg DPR tingkat pusat dari Partai Hanura dengan nomor urut 6 dapil Bali, menggunakan strategi millenial untuk memperoleh suara khususnya generasi muda.

Dirinya menggunakan strategi baru dalam berkampanye, melihat perubahan arus globalisasi seperti sekarang ini memilih dengan gaya milenial dengan jangkauan luas, cepat dan mudah mengaksesnya. Sebagai Caleg termuda di DPR pusat dapil Bali, dirinya fokus meraih suara generasi milenial dengan mendekatkan diri melalui teknologi.

Untuk memperkuat hal tersebut, pria yang akrab disapa IMAN ini telah melaunching Mobile aplikasi “Iman Menuju Senayan” dan mendeklarasikan Relawan Muda Iman Menuju Senayan yang diadakan pada hari Minggu, (23/12) di Beranda Warung Mina Dalung.

Untuk mendapatkan aplikasi tersebut cukup dengan mendownload di App Store untuk mereka yang menggunakan handphone iPhone, dan di Play Store untuk mereka yang menggunakan jenis handphone Android. Dengan mendownload aplikasi tersebut pemilik aplikasi atau relawan muda bisa mengetahui tentang visi misi, biografi, rangkuman berita mengenai kegiatan maupun vidio kegiatan selama Iman berkampanye.

“Melalui media sosial Facebook, Instagram, Whatsapp, mereka bisa menshare kegiatan-kegitan kami, dan para relawan muda bisa memilih salah satu sosmed untuk menshare, kami tidak memaksa untuk memilih yang mana tergantung enaknya teman-teman,” ungkap pria asal Jembrana ini.

Iman berharap, bisa membawa perubahan perpolitikan baik kancah nasional maupun di Bali. Di tahun 2019 mendatang merupakan transisi antara politisi senior dengan politisi muda. ”Saya ingin merubah paradigma politik yang pragmatis, dimana uang sebagai tolok ukur atau materi semata yang sering disebut money politic, saya ingin tunjukkan gaya politik baru, gaya politik anak muda dan memperjuangkan generasi muda, dimana anak muda berani tampil beda” jelasnya.

Para relawan muda yang tergabung berasal dari beberapa Kabupaten/Kota dibali, dan ini merupakan agenda pertama deklarasi relawan muda Iman Menuju Senayan di Denpasar.
“Meskipun diadakan di Denpasar, tetapi banyak relawan muda dari Kabupaten/Kota di Bali yang hadir. Ada dari Jembrana, Buleleng, Baturiti, Bongkasa, Kuta, Denpasar dan Gianyar. Yang lain yang tidak bisa hadir hari ini, meskipun tidak bisa datang tetapi mereka mengetahui kegiatan hari ini cukup dengan saya bagikan di group Facebook, Whatsapp, atau IG, mereka akan mengetahui agenda yang kita jalankan,” paparnya.

Cara yang sama sudah ia lakukan ketika dirinya ikut tergabung dalam relawan muda tim pemenangan Rai Mantra dalam perhelatan pemilihan Walikota Denpasar dua periode. strategi ini dipandang ampuh, yang mampu mendongkrak suara yang berasal dari kaum muda.

“Saya optimis mampu meraih suara maksimal dengan gaya milenial ini, jika 2019 saya berhasil maka nantinya bisa menginspirasi para anak-anak muda dan sebagai pembuka jalan bagi generasi muda lainnya untuk ikut ambil andil dikancah perpolitikan ditingkat daerah maupun pusat,” sebut IMAN.

Previous Agnihotra Puncak Segala Upacara, VPA Gelar Doa Kedamaian
Next Gubernur Koster Minta Batasi Penggunaan Plastik

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *