Relawan BSI Bantu Korban Tsunami Banten


Pandeglang, suryadewata.com

Tim relawan bencana PT Bumi Suksesindo (BSI) bertolak menuju Pandeglang, Banten untuk membantu korban tsunami Selat Sunda (25/12).

Sasaran mereka adalah wilayah kecamatan Sumur, kabupaten Pandeglang, Banten.

Perjalanan menuju wilayah tersebut ternyata tidaklah mudah. Tim yang tergabung dalam
emergency response team (ERT) PT BSI ini terpaksa menginap di tengah perjalanan karena
cuaca dan kondisi jalan yang tidak memungkinkan.

“Kondisi hujan dan jalannya pun rusak parah. Demi keamanan kami putuskan untuk
menginap di gubuk tepi jalan,” kisah Sugeng Hariyanto, koordinator tim ERT PT BSI.

Setibanya di lokasi bencana (26/12), relawan PT BSI langsung bergabung dengan tim di
bawah koordinasi Kementerian ESDM. Mereka mendirikan Posko di SMPN 1 Sumur yang
berjarak kurang lebih 400 meter dari bibir pantai.

Selama di lokasi bencana, tim bergerak menyisir lokasi bekas tsunami untuk mencari korban
yang mungkin belum ditemukan. “Kami datangi setiap lokasi untuk mencari korban yang
belum ditemukan,” terang Sugeng.

Tidak hanya melakukan penyisiran lokasi bencana, ERT juga mendatangi tempat-tempat
pengungsian warga. Di sini, ERT memberikan layanan kesehatan dan memberikan bantuan
logistik.

“Layanan kesehatan ini untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga paska
bencana,” imbuh Sugeng.

Untuk logistik yang diperbantukan, PT BSI memilih memberikan bantuan berupa barang-
barang kebutuhan pokok seperti beras, minyak, mie instan, dan lain-lain. Melihat kondisi di
lapangan, bahan-bahan itulah yang saat ini paling dibutuhkan oleh korban.

Di kesempatan lain, Senior Manager External Affairs, Sudarmono, saat pelepasan
keberangkatan tim memastikan bahwa perusahaan memiliki perhatian tersendiri terhadap
kebencanaan. Pihaknya akan selalu siap sedia terlibat dalam upaya penanganan bencana.

Bukan hanya sekali ini PT BSI mengirimkan relawan ke lokasi bencana. Sebelumnya, ERT PT
BSI juga terlibat dalam penanganan bencana tsunami Aceh (2016), tsunami Lombok (2018),
banjir Alasmalang, Banyuwangi (2018), dan gempa tsunami Palu (2018).

“Setiap ada bencana kami selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk
pengiriman tim relawan. Ini sudah menjadi komitmen kami,” tegas Sudarmono. (ART/GAB)

Previous Pembangkit PLN Sabet 2 PROPER Emas dan 16 PROPER Hijau di Tahun 2018
Next Di Pengujung Tahun 2018 Jajaran Polsek Kuta Utara tunjukan Prestasi.

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *