ORI Bali Janji Awasi Ketat Pengisian Pejabat Eselon II Pemprov


Denpasar , suryadewata.com

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali berjanji akan mengawasi sketat proses seleksi pengisian sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat yang lowong mengingat pejabat sebelumnya memasuki purna tugas.
       
“Saya akan awasi dan pantau secara ketat. Kami akan datang langsung, duduk di situ melihat proses seleksi mulai pemaparan visi misi mereka, pemaparan makalah dan sebagainya,” kata Kepala ORI Perwakilan Bali Umar Ibnu Alkhatab di Denpasar, Kamis (3/1).

Hal itu disampaikan ketika Pemaparan Kinerja ORI Bali tahun 2018 yang diikuti oleh para awak media.
       
Ia mengaharapkan, mengingatkan seleksi pengisian jabatan eselon II Pemprov Bali yang lowong dilaksanakan secara ketat.

Upaya itu menghasilkan calon-calon pemimpin yang berkualitas baik karena mereka memiliki peran strategis dalam pembangunan Bali dalam mewujudkan visi misi Gubernur Bali Wayan Koster.
       
“Pengisiannya harus melalui sebuah seleksi yang ketat, semua prosedur dijalankan, dan jangan berdasarkan ‘like and dislike’ atau suka tidak suka,” tegasnya.
       
Pihaknya meyakini dengan kepemimpinan yang baru di tangan Gubernur Bali Wayan Koster, nantinya akan betul-betul memilih orang yang tepat atau “the right man on the right place” untuk memimpin sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Bali, dan tidak menggunakan standar-standar politik.

Disamping itu, aparatur sipil negara (ASN) harus netral, sehingga standar pemilihannya tidak boleh berdasarkan standar politik, tetapi profesionalisme.

Adapun sejumlah kursi kosong yakni Dinas Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman, Dinas Perizinan dan Penanaman Modal, Dinas Dukcapil dan KB, Kepala Satpol PP, Sekretaris Dewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Badan Lingkungan Hidup, dan Staf Ahli Gubernur.
       
Ada juga jabatan eselon II yang lowong karena pejabatnya mendapat promosi sebagai Sekda Bali yakni Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali dan Kepala BKD Bali sebelumnya mengundurkan diri karena maju sebagai calon anggota legislatif untuk Pemilu 2019. (ART/GAB)

Previous Rutin Peduli Lansia Terlantar, Melayani Sesama Melayani Tuhan
Next Olah Raga Sederhana Namun Bisa  Menyehatkan Tulang, Melenturkan Otot Kaki Serta Bebas Dari Reumatik

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *