Rutin Peduli Lansia Terlantar, Melayani Sesama Melayani Tuhan


Gianyar, suryadewata.com

Presiden World Hindu Parisad (WHP) I Made Mangku Pastika mengajak meningkatkan kepedulian kepada sesama, khususnya menolong para lanjut usia (lansia) yang terlantar.

Kondisi mereka sungguh memprihatinkan, ditengah-tengah masyarakat Bali yang hidupnya bekecukupan dari menikmati hasil pariwisata.

Namun, masih ditemukan para lansia yang terlantar yang masih perlu perhatian sehingga hidupnnya lebih layak.

“Berbakti kepada Tuhan tidak melulu membuat upacara saja, namun kita sepatutnya membantu manusia yang sedang mengalami kesusahan,” kata Pastika di Gianyar, Jumat (4/1).

Hal itu disampaikan ketika usai mengunjungi lansia dan  cacat disabilitas sebanyak lima orang yakni Sadru (Br. Kertayasa Bona, Blahbatuh), Gst. Made Pering (Br. Antugan, Blahbatuh), Gst. Nyoman Wirya (Br. Kanginan, Belega , Blahbatuh), Putu Indra (Br. Kanginan Belega) dan Jro Mangku Tegal Wangi (Banjar Bangun Liman Blahbatuh).

Kegiatan itu dilakukan rutin, pada kesempatan itu  berkerjasama antara Yayasan Anom Bhakti Bali (ABB) dengan Komunitas Taman Hati (KTH) yang bertepatan dengan penampahan Hari Suci Kuningan.

Menurutnya, peduli dengan sesama itu sebagai bentuk implementasi melayani Tuhan (Manava Seva Madhava Seva).

Untuk itu, ajaran luhur yang diwariskan oleh Hindu (Veda) agar dipahami dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kebiasaan hidup berbagi agar mulai dilatih sejak dini sehingga tumbuh kesadaran dalam memperhatikan para lansia.

Untuk itu, pihaknya merasa gembira banyak anak-anak muda yang ikut berpartisipasi melakukan gerakan semacaman ini.

Gerakan itupun sudah mulai menular pada sejumlah organisasi sosial lainnya, meskipun belum sepenuhnya sesuai sastra yang bersifat satwika (tanpa pamerih).

Namun usaha itu patut diberikan apresiasi karena sudah ada niat positif peduli kepada sesama.

“Semakin banyak yang peduli semakin bahagia masyarakat sehingga dapat meringankan beban seseorang,” ujarnya.

Kegiatan itu sudah dilakukan rutin setiap enam bulan sekali yang bertepatan dengan Penampahan Galungan dan Kuningan, sejak dirinya aktif menjabat sebagai Gubernur Bali.

Acara itu agar terus berlanjut, pemuda agar terus menjadi pelopor kemanusiaan.

Pada kesempatan itu, pihaknya makan bersama dengan lansia sebagai bentuk kebersamaan setelah memberikan sumbangan yang diantar oleh Koordiantor KTH Gianyar I Kadek Widiana. (ART)

Previous Gelorakan Semangat Tahun Baru 2019 Pangdam  Ajak Anggota Olahraga Bersama  
Next ORI Bali Janji Awasi Ketat Pengisian Pejabat Eselon II Pemprov

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *