Gubenur Bali Berbaur dengan Masyarakat Melakukan Persembahyangan dihari Raya Kuningan


Gianyar – suryadewata.com
Gubenur Bali I Wayan Koster berbaur bersama masyarakat mengikuti Persembahyangan bersama di Hari Raya Kuningan  (Hari Raya Umat Hindu)  di Pura Taman Pule,  Desa Mas Ubud, Gianyar Sabtu (5/01/2018).

Persembahyangan yang dilakukan secara hikmat bersama Warih (keturunan) Bandesa Manik Mas yang datang dari seluruh Bali, yang bertepatan pada piodalannya.

Taman Pule di Desa Mas Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar merupakan Kawitan dar keturunan Bandesa Manik Mas yang piodalannya setia 210 hari sekali.

Umanis Kuningan,  yang betepatan dengan Piodalan (perayaan berdirinya)  pura tersebut.

I Wayan Koster yang baru  kali pertama melakukan persembahyangan Rahina Kuningan  setelah pelantikan 5 September 2018  menjadi Gubenur Bali.

Gubernur Wayan Koster mengatskan ia melakukan sembahyang ke pura ini sebenarnya sudah sering karena ini Pura
Kawitan’ (pusat keturunan) Bandesa Manik Mas, kata dia.

Sejumlah masyarakat dari berbagai daerah di Bali yang tergabung dalam Pratisentana Bandesa Manik Mas (PBMM) turut meramaikan pura yang berada di lokasi objek wisata terkenal hingga mancanegara itu.

Made Sudiana, Ketua Umum PBMM mengatakan, dia dan anggota kelompoknya sudah tiba di pura itu sejak pagi untuk antre di pelataran pura menunggu giliran untuk bisa sembahyang saking banyaknua yang hadir.

Masyarakat Desa Pakraman (Adat) Mas turut mengatur antrean umat Hindu agar bisa tertib menjalankan ritual di pura itu. Pihak pemangku pura sebenarnya memberikan kesempatan kepada umat untuk melakukan persembahyangan hingga Rabu mendatang,  Namun umat tetap saja rela berjam-jam menunggu antrean agar bisa melakukan persembahyangan pada Umanis Kuningan

Masyarakat yang datang ke Pura Taman Pule memang ada yang baru pertama kali karena baru diketahui keberadaannya, tetapi ada pula yang sering karena mengikuti tradisi orang tuanya.

Tak ketinggalan wisatawan asing turut melakukan persembahyangan dengan mengenakan pakaian adat Bali sekaligus menyaksikan kegiatan ritual sambil mengabadikan momen penting.

Dalam buku sejarah, Pura Taman Pule berkaitan erat dengan keberadaan Pura Kahyangan di Besakih, Kabupaten Karangasem.

“Oleh sebab itu kami berterima kasih kepada pemangku Pura Taman Pule yang memberikan kesempatan kepada PBMM untuk bersembahyang dengan lancar, tertib, dan damai,” kata Made Sudiana.

Previous Cegah Kerusakan Lanjutan, ORI Bali Minta Aparat Pemda Tindak Tegas Galian C Bodong
Next Umat Hindu Kodim Bangli Sembahyang Hari Raya Kuningan

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *