KPK Tipikor Bali Gelar Lomba Mancing  Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan Bebas Sampah


Denpasar, suryadewata.com

Lomba mancing Fun Fishing yang diselenggarakan KPK Tipikor Provinsi Bali diikuti oleh 500 orang lebih peserta dari seluruh Bali di Taman Pancing , Pemogan, Denpasar hari Minggu tgl  13/01/2019.

Made Mirta selaku ketua KPK Tipikor DPW Bali Pada kesempatan ini menjelaskan  lomba mancing ini dalam rangka memoerkenalkan keberadaan KPK Tipikor kepada masyarakat.

Juga sebagai sosialisasi kepada masyarakat keberadaan sungai sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia.
Banyak masyarakat membuang sampah sembarangan kesungai sangat sulit ditanggulangi sampai Gubernur Bali mengluarkan Pergub nomor 97 tahun 2018 dan juga Perwali, dimana samoah sangat menggangu kelestarian dan merusak lingkungan terkait dengan Tri Hita Karana dimana hubungan manusi dengan alam.

Sampah sulit ditangani untuk itu KPK Tipikor Bali ikut peduli menjaga alam Bali bersih, indah lestari apalagi Bali sebagai destinasi wisata dunia
.
Made Mirta berharap masyarakat turut bersama-sama menjaga kebersihan dan masalah sampah plastik perlu ditangani secara tuntas

“Kami juga ingin memperkenalkan KPK Tipikor sebagai wujud pelayanan kami kepada masyarakat untuk mengawasi dan mencegah kerusakan alam. Disatu sisi secara hukum ikut mencegah terjadinya ketimpangan dalam mengelola aset rakyat dan membantu pemerintah dalam oemberantasan korupsi ” tegas Made Mirta.

Sementara Sekretaris Daerah KPK Tipikor Ardi Santoso menjelaskan siapa bilang jika aktivitas memancing merupakan kegiatan yg membosankan kuno,norak dan di anggap negatif.memancing meRupakan seni tersendiri bagi yg melakukan nya.memancing tak kenal umur, jabatan bahkan semua kalangan.terbukti hingga saat ini baik itu org biasa sampai yg berkantong tebal mulai menyenangi aktivitas memancing.

Bahkan kegiatan memancing bisa dijadikan sebuah media untuk mempersatukan masyarakat yang memiliki latar belakang & karakter yg berbeda beda.

“Perkembangan teknologi informasi saat ini jga membuktikan  bahwa kegiatan memancing dapat mempersatukan masyarakat.melalui sosial media ,masyarakat membentuk sebuah komunitas mancing dimana semua anggotanya berkumpul dalam satu komunitas online.meski bersifat komunitas online,namun terbukti komunitas tersebut dapat dikumpulkan menjadi sebuah keluarga dalam perkumpulan yg nyata. misalnya saja komunitas mancing di suatu daerah ,mereka dpt berkumpul dlm sebuah even kopdar, dimana berisi kegiatan positif untuk lingkungan. Inilah beberapa manfaat dari sekian banyak manfaat mancing bagi diri sendiri maupun orang lain,” jelas Ardi

Previous Pasukan Srikandi Perkuat Satpol PP Bali
Next Wagub Cok Ace Ingatkan Empat Pergub Bali Di-Ajegkan

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *