Tutup Galian C Bodong, Rusak Bentang Alam


Denpasar, suryadewata.com

Plt. Kepala DinasLingkungan Hidup Provinsi Bali Luh Ayu Aryani meminta menutup aktivitas galian C Karangasem yang tidak mengantongi ijin (bodong).

Aktivitas tersebut merusak bentang alam atau rona lingkungan yang memperparah kerusakan dan dampak buruk bagi masa depan.

Untuk itu, pengeluaran ijin penambangan galian C agar diperketat sehingga mencegah adanya kerusakan lanjutan yang membahayakan.

“Dalam proses tahapan penggalian mulai dari perijinan agar dikawal dan direncanakan dengan baik mai dari perencanaan, penambangan dan pasca tambang,” tegas  Aryani yang juga Kadis Lingkungan Hidup di Denpasar, Selasa (15/1).

Upaya itu dalam mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral Bukan Logam Dan Batuan.

Mengingat kewenangan pengurus ijin sekarang baru ditangani oleh provinsi, sebelumnnya diatur oleh kabupaten/kota.

Untuk itu, pihaknya sedang akan melakukan penataan ulang sehingga tidak merusak lingkungan.

“Oleh karena selama ini, banyak pasca penambangan ditinggal begitu saja,” tutupnya. (ART)

Previous Membangun Bali Secara Menyeluruh, Gubernur Koster Akan Gandeng Bupati/Walikota
Next Pemprov Bali Beri Peringatan Tegas Kepada 3 Ormas

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *