Pelatihan Pengamanan Pemilu Diikuti 107 Personil TNI Di Rindam IX/Udayana


Tabanan, suryadewata.com

Pesta demokrasi Pemilu Legislatif dan Presiden akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 mendatang, semua warga Negara Indonesia berharap dapat berjalan dengan tertib, lancar, jujur adil, aman serta dapat melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang terbaik dan memiliki legitimasi hukum.

Terkait oelaksanaan persiapan secara intensif untuk mendukung kelancaran pesta demokrasi tersebut, Kodam IX/Udayana juga melaksanakan persiapan pengamanan mengadakan “Latihan Kader Pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden” pada Rabu (23/1) di Mako Rindam IX/Udayana, dengan mengangkat tema “Kodam IX/Udayana Melaksanakan Latihan Pengamanan Pemilihan Umum Legislatif Dan Presiden Di Wilayah Bali Nusra Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”.

Pada upacara pembukaan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P, selaku Inspektur Upacara dalam amanatnya menyampaikan bahwa tugas pokok TNI sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 adalah menegakan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap Bangsa Indonesia.

Salah satu dari tugas perbantuan TNI kepada Pemda dan Polri (atas permintaan) dalam menangani kerusuhan sosial, menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman disintegrasi bangsa dan ancaman lainnya yang dapat mengganggu pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019 serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah

Untuk itu Kodam lX/Udayana beserta satuan jajarannya dituntut senantiasa memiliki kesiapan dan kecepatan bergerak serta profesional, handal dan mampu melaksanakan tugas perbantuan, untuk itu perlu diadakan latihan kader seperti ini untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan personel satuan jajaran Kodam IX/ Udayana dalam melaksanakan tugas perbantuan TNI kepada Pemda dan Polri dalam pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019 mendatang.

Pelatihan ini bertujuan terwujudnya kesiapan satuan jajaran Kodam IX/Udayana dalam membantu Pemda dan Polri, serta terwujudnya sinergitas antara TNI, Polri dan Pemda serta instansi terkait lainnya.
 
Pangdam menambahkan peserta latihan Kader Pengamanan Pemilu kali ini diikuti oleh 107 orang personel perwakilan dari Korem 161/Wira Sakti, Korem 162/Wira Bhakti dan Korem 163/Wira Satya, mereka diberikan materi terkait tatacara penyelenggaraan , sistem pengawasan dan pengamanan pemilu dengan instruktur dari KPU, Bawaslu dan dari Kepolisian. Selesai latihan ini mereka akan kembali ke kesatuannya masing-masing dan selanjutnya memberikan sosialisasi atau latihan kepada seluruh personel yang ada di satuan jajaran Kodam IX/Udayana.

Pangdam juga berpesan, ” kepada segenap Prajurit TNI jajaran Kodam IX/Udayana untuk senantiasa menegakkan Netralitas TNI karena sikap Netralitas TNI menjadi suatu jaminan bagi masyarakat dalam menyampaikan nurani poliknya, dan kepada masyarakat saya mengajak untuk mengikuti pesta demokrasi ini secara bijak sehingga dapat berjalan dengan damai,”  pungkas Pangdam.  
 
Hadir pada upacara pembukaan tersebut antara lain Waka Polda Bali, Irdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya, Danrindam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, para Asisten Kasdam, Kapok Sahli, Para Perwira Staf Ahli, LO-AL, LO-AU, para Komandan/Kabalak Kodam IX/Udayana, Sekda Provinsi Bali, Ketua KPU, Ketua Bawaslu Provinsi Bali, Pejabat terkait Pemda Kabupaten Tabanan dan sejumlah undangan lainnya. (*)
 

Previous Gathering Royal Tulip Luxury Hotel SpringHill Resort Jimbaran Bersama ASITA, Utamakan Personal Touch bagi Wisatawan
Next Polres Bangli Terima Tim Puslitbang Mabes Polri Dalam Rangka Pengamanan Pemilu 2019.

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *