Program OLIKASI Potensi Dikembangkan di Indonesia



Denpasar , suryadewata.com

Pegadaian berkolaborasi dengan Rumah Sanur Creative Hub (RSCH) merancang Program Olah Limbah Reka Kreasi (OLIKASI).

Dalam memberikan nilai tambah (value added) dan nilai penciptaan (value creation) pada limbah yang biasa disebut Upcycling bertempat di The Gade Coffee & Gold Denpasar, Minggu (27/1).

Hal itu disampaikan Vice President Pegadaian Area Denpasar Kanwil VII Denpasar Sucahya Prabawa Laksana ketika workshop II program OLIKASI.

Ia mengatakan, rasa optimisnya dengan program yang terbilang baru bagi Pegadaian ini akan berjalan dengan baik dan memiliki potensi untuk dikembangkan di wilayah lain di Indonesia.

Dengan antusias beliau juga turut mengikuti rangkaian acara workshop secara lengkap.

“Walau mengolah limbah/upcycling ini hal baru bagi kami, namun ketika mengetahui esensinya menjadi sangat menarik dan jika dijalankan dengan baik potensi menjadi nilai ekonomi sekaligus nilai lingkungan dan sosial dapat terwujud secara bersamaan dan seimbang” ujarnya seusai workshop II.

Selanjutnya setelah dua tahapan workshop dilalui, para peserta akan memasuki tahapan purwa rupa (prototyping) dan produksi dan akan ditutup dengan program pameran serta program pemasaran.

Peserta yang telah melalui workshop pertama pada 11 Januari 2019 dengan penuh antusias dilengkapi referensinya dengan materi yang dibawakan oleh Jeff Kristianto tentang referensi pasar bagi produk-produk desain ramah lingkungan.

Jeff yang seorang desainer ini memutuskan untuk mendedikasikan keahliannya mendampingi Bisnis UMKM dibawah BEDO (Business & Eksport Development Organization), sebuah Yayasan berbasis di Bali yang bergiat melakukan pendampingan UMKM di Indonesia.

Pemateri kedua, Adhi Nugraha adalah seorang desainer sekaligus akademisi memberikan materi tentang ekosistem desain dan produksi serta tantangannya.

Adhi berpengalaman mengembangkan desain dengan konsep transforming tradition, yaitu mentransformasikan nilai-nilai yang terdapat dalam tradisi dan budaya Indonesia ke dalam bentuk kontemporer.

Selain para peserta antusias dengan banyak berdiskusi seputar rencana desain yang akan mereka kembangkan juga peserta merasa tertantang untuk mengeksplorasi aneka limbah yang sudah diriset ketersediaannya. (ART/*)

Previous Pegadaian-RSCH; OLIKASI Ubah Sampah Jadi Emas
Next Atasi Sampah Plastik Komunitas Peduli Sampah Gandeng Kodim 1626 Bangli Dan Instansi Terkait

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *