Dandim Gianyar Ingatkan Kembali Prajurit Netralitas TNI Dalam Pemilu 2019


Gianyar, suryadewata.com

Pembinaan tentang pemahaman Netralitas TNI dalam Pemilu 2019 secara terus menerus digemakan oleh Institusi TNI guna menjaga profesionalisme dan tugas pokok TNI dalam mengawal kedaulatan negara dihadapkan pada dinamika politik saat ini menjelang Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019.

Hal tersebut ditindaklanjuti oleh jajaran Kodim 1616/Gianyar dengan melaksanakan Program 
Pembinaan Netralitas TNI dalam Pemilu Presiden dan Wakil Presidem serta Pemilu Legislatif Tahun 2019, bertempat di Aula Makodim 1616/Gianyar, Senin (18/02).

Dandim 1616/Gianyar, Letkol Kav. Asep Noer Rokhmat, S.E., M.M., bertindak selaku narasumber dan tema kegiatan kali ini yaitu “Melalui Pembinaan Netralitas TNI Dalam Pileg/Pilpres, Kita Wujudkan Profesional TNI Dengan Bersikap Netral Dalam Penyelenggaraan Pemilu Baik Pileg Maupun Pilpres Dan Senantiasa Mendukung Suksesnya Penyelenggaraan Pemilu Yang Luber Dan Jurdil Di Seluruh Wilayah NKRI”.

Di samping anggota Kodim 1616/Gianyar, kegiatan ini juga melibatkan anggota dari satuan-satuan TNI AD yang berada di wilayah Kabupaten Gianyar termasuk Keluarga Besar TNI antara lain anggota Yon Zipur/YKR, anggota Kompi Mekanis 741/GN, anggota Minvetcad IX/22 Gianyar, anggota Denzibang 3/IX Bali, Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXV beserta Pengurus dan Keluarga Besar TNI dari anggota FKPPI Kabupaten Gianyar.

Pada kesempatan tersebut Dandim mengatakan,  Netralitas TNI sudah menjadi harga mati bagi setiap prajurit dan implementasi atau penjabaran tentang Netralitas TNI tersebut sudah menjadi pedoman dasar dalam cara pandang setiap insan prajurit dihadapkan pada dinamika politik dalam Pemilu 2019.

“Jangan sekali-sekali kita melibatkan diri dalam dunia politik praktis semasih aktif berdinas di TNI, taati aturan yang ada dan pahami tentang Netralitas TNI yang sudah digariskan oleh pimpinan TNI” terang Dandim 1616/Gianyar.

Selanjutnya Dandim mengingatkan bagi keluarga TNI yang  punya hak pilih supaya menggunakan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019 nanti dan diharapkan jangan ada yang Golput karena setiap warga negara memiliki hak pilih dan dipilih sehingga hak ini merupakan hak individu dan tidak ada paksaan memilih salah satu calon karena Pemilu berasaskan Luber yaitu langsung, umum, bebas dan rahasia serta jujur dan adil.

Previous Gek Diah Srikandi: Pasca Banjir Besar di Desa Penyaringan Jembrana, BWS Segera Carikan Solusi
Next Tumbuhkan Jiwa Nasionalisme Dan Semangat Bela Negara

No Comment

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *